-
Bagaimana Kronologi Lengkap Kejadian Ini?
Tabung gas 12 kilogram dipasang sepekan sebelum tragedi. Sejak awal, regulator sudah bermasalah. Longgar. Tidak rapat. ES menyadari itu. Tapi alih-alih memanggil teknisi atau mengganti regulator, ia memilih cara praktis—mengikat dengan tali.
Hari-hari berlalu tanpa insiden. Mungkin ES merasa solusinya berhasil. Padahal gas terus merembes. Sedikit demi sedikit. Tak terdeteksi karena tidak berbau menyengat.
Pagi itu, Rabu dinihari, ES bangun untuk menyiapkan sarapan. Masuk dapur. Memutar knop kompor. Menyalakan korek. Detik itu juga—ledakan!
Dentuman keras membangunkan seluruh kompleks. Warga berhamburan keluar. Asap mengepul. Puing-puing beterbangan. Kepanikan melanda.
Tim damkar tiba dalam hitungan menit. Polisi menyusul. Evakuasi korban jadi prioritas. ES ditemukan terluka sangat parah. WF yang tinggal di rumah sebelah juga terluka terkena serpihan.
-
Apakah Ada Kelalaian dalam Pemasangan?
Pertanyaan ini memang sensitif. Tapi harus dijawab. Berdasarkan keterangan korban sendiri, pemasangan memang tidak sesuai standar. Regulator longgar sejak awal.
"Disiasati oleh korban, diikat. Jadi pemasangannya tidak rapi," Fernando menjelaskan temuan krusial ini. Seharusnya regulator pas dengan ketat. Tidak boleh ada celah. Apalagi sampai perlu diikat.
Ini bukan pertama kalinya kejadian serupa terjadi. Banyak rumah tangga mengabaikan prosedur keselamatan. Tabung gas dianggap aman. Padahal jika salah penanganan, efeknya dahsyat.
Standar Nasional Indonesia (SNI) mengatur ketat soal ini. Regulator harus dipasang dengan benar. Klem pengunci harus terkancing. Tidak boleh ada kebocoran sama sekali. Tes dengan air sabun wajib dilakukan.
ES mungkin tidak tahu aturan itu. Atau mungkin tahu tapi meremehkan. Akibatnya fatal. Nyawa taruhannya.
-
Apa Langkah Pencegahan yang Seharusnya?
Setelah insiden ini, pertanyaan pencegahan jadi relevan. Fernando memberikan beberapa poin penting. "Pemasangan harus rapi. Jangan pernah pakai solusi darurat," tegasnya.
Kalau regulator longgar, ganti segera. Jangan diikat atau ditambal. Biaya regulator baru jauh lebih murah dibanding nyawa dan rumah hancur.
Cek kebocoran secara rutin. Caranya mudah. Oleskan air sabun di sambungan regulator-tabung. Kalau muncul gelembung, berarti bocor. Segera matikan dan ganti.
Jangan tinggalkan tabung gas terlalu lama. Gas LPG yang tidak terpakai lama bisa merusak seal regulator. Tekanan dalam tabung juga bisa menurun, bikin regulator kendor.
Ventilasi dapur harus bagus. Gas yang bocor bisa mengalir keluar. Tidak terperangkap dalam ruangan tertutup.