Pemulihan Aceh bukan sprint jarak pendek. Ini adalah maraton panjang yang membutuhkan napas panjang, ketahanan mental, dan suplai BBM yang memadai. Tanpa ketiganya, upaya pemulihan hanya akan menjadi mimpi di siang bolong.
Kini, mata tertuju pada pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Akankah mereka mampu memastikan pasokan BBM mengalir lancar? Akankah infrastruktur pulih dalam waktu dekat? Atau akankah krisis ini berlarut hingga menelan korban lebih banyak?
Yang pasti, masyarakat Aceh tidak punya banyak waktu untuk menunggu janji. Mereka butuh tindakan nyata. Mereka butuh BBM. Mereka butuh jalan yang bisa dilalui. Dan mereka butuh harapan bahwa pemulihan bukan sekadar wacana di atas kertas.
Baca Juga: Lempar Beras dari Helikopter untuk Korban Bencana Aceh Menuai Kritik Pedas DPR