berita

Puing Kayu Hambat Tim China Deteksi Jenazah Korban Banjir Aceh, Gubernur Mualem Akui Belum Maksimal

Jumat, 12 Desember 2025 | 16:09 WIB
Tim Blue Sky Rescue China hadapi kendala puing kayu saat deteksi jenazah korban banjir Aceh. 407 meninggal, 36 masih hilang.

Angka-angka itu bukan sekadar statistik. Di balik setiap digit ada cerita. Ada keluarga yang kehilangan segalanya. Ada anak-anak kehilangan orangtua. Ada harapan yang sirna ditelan lumpur.

  • Akankah Pencarian Korban Berlanjut Efektif?

Waktu terus berjalan. Harapan menemukan korban semakin tipis. Namun pencarian tak boleh berhenti.

Tim BSR China akan coba peruntungan di Aceh Tamiang. Kondisi medan berbeda mungkin beri peluang. Peralatan mereka butuh ruang bersih dari material penghalang.

Sementara itu, tim lokal terus bergerak. Relawan, TNI, Polri, dan BPBD bekerja tanpa henti. Mereka tidak mengandalkan teknologi canggih. Cangkul dan sekop jadi senjata utama.

Bencana Aceh ini ujian besar. Ujian kesiapan sistem tanggap darurat nasional. Ujian solidaritas antar daerah dan negara. Yang terpenting, ujian kemanusiaan kita semua.

Jenazah-jenazah itu menunggu untuk pulang. Keluarga menanti kejelasan untuk bisa melepas dengan layak. Dan kita semua belajar: alam tak pernah main-main dengan peringatannya.

Baca Juga: Terisolasi 3 Jam, Warga Bener Meriah Serbu Mobil Bak Berisi Drum BBM di Kampung Kem

Halaman:

Tags

Terkini