"Kenaikan pangkat berarti tidak ada pelanggaran disiplin," ujar Cosmas. Ia menilai tuduhan tersebut muncul untuk mencari kesalahan kliennya.
Kini, bola panas berada di tangan majelis hakim Kupang. Publik menanti keberanian pengadilan menguji narasi para petinggi militer.
Prosedur persidangan tetap dihormati meski pihak lawan tidak hadir. Penegakan hukum menjadi ujian bagi marwah institusi TNI sendiri.
Christian hanya menginginkan martabatnya sebagai prajurit dipulihkan kembali. Keadilan bagi sang anak tetap menjadi motivasi utamanya bergerak.
Baca Juga: Siaga Ruang Digital, Mengapa Pemerintah Tegas Menutup Akses Kecerdasan Buatan X?