berita

Menghilang Misterius di Malam Hari, Wanita di Polewali Mandar Disabilitas Diduga Jatuh dan Hanyut di Sungai Belakang Rumah

Sabtu, 2 November 2024 | 14:37 WIB
Wanita disabilitas hilang di sungai belakang rumahnya, warga lakukan pencarian intensif. Tetap menjadi misteri yang belum terpecahkan. #HilangMisterius #PencarianWarga #KasusSulbar (Muhammad Aqil Azizi)

Sulawesitoday - Malam itu, di desa Rumpa, Kecamatan Mapilli, Polewali Mandar, Sulawesi Barat, suasana mendadak penuh kecemasan. Husni, wanita berusia 34 tahun dengan keterbatasan mental, dilaporkan hilang.

Diduga kuat, ia hilang dalam gelap gulita malam di aliran sungai Maloso yang terletak persis di belakang rumahnya.

Baca Juga: Kenaikan Harga BBM Non-Subsidi per 1 November 2024: Pertamax Green, Turbo, Dexlite Naik

Kejadian ini berlangsung Sabtu (2/11/2024) dini hari, sekitar pukul 03.00 WITA. Ketika orang tuanya bangun, mereka tidak menemukan Husni di dalam rumah. Yang tersisa hanyalah celana korban yang tergantung di belakang rumah, dipenuhi kotoran.

Kepala Desa Rumpa, Rusman, yang dihubungi di lokasi pencarian, menegaskan bahwa pencarian intensif langsung dilakukan sejak laporan pertama diterima.

Baca Juga: Gunawan Sadbor dan Timnya Ditangkap Terkait Judol, Polisi Bongkar Jaringan di Balik Joget Viral

“Kita sudah lakukan pencarian, sejak korban dilaporkan hilang,” ujar Rusman kepada para wartawan. Menurutnya, penemuan celana tersebut memunculkan dugaan bahwa Husni mungkin turun ke sungai untuk membersihkan diri setelah buang air.

Namun, kasus ini masih menyisakan tanda tanya. Tidak ada saksi mata yang melihat kepergian Husni, dan orang tuanya sendiri sedang tertidur pada saat kejadian. Ditambah lagi, diketahui bahwa Husni jarang, bahkan hampir tidak pernah, keluar rumah seorang diri tanpa pengawasan orang tua.

Baca Juga: Google Terancam Denda Tak Masuk Akal di Rusia, 2 Undesillion Rubel atau Kehilangan Pasar YouTube

“Ini anak ada keterbelakangan mental, jadi tidak pernah memang pergi-pergi sendiri,” jelas Rusman, yang turut prihatin dengan situasi ini.

Proses pencarian terus dilanjutkan dengan melibatkan warga desa. Tim pencari menyusuri sepanjang aliran sungai hingga ke muara di Desa Buku, Kecamatan Mapilli. Selain menyisir pinggir sungai, warga juga melakukan pencarian di darat. Beberapa dari mereka memeriksa area-area sekitar untuk memastikan bahwa tidak ada lokasi yang terlewat.

Baca Juga: Angin Kencang Renggut Nyawa dan Rusak Puluhan Rumah di Sidrap, Apa Langkah BNPB Selanjutnya?

Pencarian yang dilakukan warga dan aparat desa ini menunjukkan solidaritas masyarakat setempat yang tidak mau menyerah begitu saja. Meskipun Husni belum ditemukan, harapan masih hidup di antara para pencari dan keluarga korban.

Misteri di balik hilangnya Husni di sungai belakang rumahnya ini menimbulkan kekhawatiran dan menanti jawaban pasti. Banyak pertanyaan yang mungkin tak mudah terjawab, namun masyarakat tetap berharap bahwa Husni dapat ditemukan dalam keadaan selamat.

Tags

Terkini