Sulawesitoday - Insiden yang mengejutkan terjadi di kawasan Pasar Seni Kujon, Borobudur, Magelang, Senin lalu (4/11). Seorang penyewa mobil bernama S membuat situasi menjadi dramatis ketika mencoba melarikan diri dengan kendaraan yang sebenarnya bukan miliknya.
Tindakannya yang nekat menabrak pemilik mobil, Nanik, warga Klaten, hingga motor korban terseret 50 meter, sontak memicu perhatian publik. Kejadian ini langsung viral setelah video detik-detik kejar-kejaran tersebut tersebar di media sosial.
Baca Juga: Ngeri, Selebgram Ini Ditangkap Bawa 6 Kg Sabu dan Puluhan Ribu Pil Ekstasi
Menurut Kapolsek Borobudur, AKP Marsodik, Nanik awalnya menaruh mobilnya di sebuah jasa rental di daerahnya. Mobil tersebut kemudian disewa oleh pelaku berinisial S. Namun, ketika Nanik mencoba menagih kembali kendaraannya, ia hanya menemukan rumah pelaku yang sudah kosong. Menyadari bahwa mobilnya dibawa kabur, Nanik pun menyusun strategi untuk mengamankan kembali kendaraan miliknya.
Dengan cerdik, Nanik dan rekannya, Agung, memancing pelaku ke lokasi Pasar Seni Kujon, Borobudur, dengan alasan ada penumpang yang perlu dijemput. Saat bertemu, keduanya berusaha menghadang laju kendaraan S dengan sepeda motor yang mereka kendarai. Namun, tindakan itu bukannya menghentikan S. Justru sebaliknya, pelaku dengan brutal menancap gas dan menabrak motor Nanik hingga terseret puluhan meter.
“SK tidak mau turun dari mobil, jadi NN mencoba menghadang dengan motor,” jelas Kapolsek Marsodik.
Meski motor hanya mengalami lecet, peristiwa ini menunjukkan keberanian pemilik mobil yang tak gentar berhadapan dengan penyewa yang begitu nekat. Beruntung, meski motor Nanik dan Agung terseret, mereka selamat dari kejadian tersebut tanpa mengalami cedera serius.
Baca Juga: Nasib Tragis Usai Pulang Antar, Pacar Pemuda Ditendang Orang Tak Dikenal dan Dirampas Motornya
Sementara itu, video insiden ini menyebar dengan cepat di media sosial, diunggah oleh berbagai akun seperti @Info Jateng dan Instagram @info_beritaterupdatee. Dalam video tersebut terlihat jelas bagaimana pelaku terus melaju meskipun motornya Nanik menghalangi jalannya.
Publik yang menyaksikan video tersebut merasa prihatin sekaligus geram atas tindakan pelaku. Insiden ini membuka kembali pembahasan mengenai betapa berharganya kewaspadaan dan ketelitian dalam bisnis rental kendaraan. Beberapa warganet menyarankan agar penyedia jasa rental meningkatkan keamanan dengan melakukan pengecekan latar belakang penyewa atau memasang GPS pada mobil.
Baca Juga: Keributan Dini Hari di Tempat Karaoke: Gara-Gara Tagihan, Sejumlah Orang Jadi Korban Penganiayaan
“Ini pelajaran buat kita semua, terutama yang punya bisnis rental mobil. Harus hati-hati!” tulis salah satu netizen di kolom komentar unggahan tersebut.
Kejadian ini menjadi contoh bagaimana tindakan kriminal tidak hanya merugikan secara materi, tetapi juga bisa membahayakan keselamatan orang lain. Kewaspadaan terhadap siapa yang menyewa kendaraan bukan hanya tentang melindungi barang milik, tapi juga mencegah hal-hal berbahaya yang bisa terjadi. Kasus ini semoga bisa menjadi pembelajaran penting bagi pelaku usaha rental dan masyarakat luas agar lebih waspada terhadap tindak kejahatan.