Sulawesitoday - Pagi yang seharusnya biasa berubah menjadi tragedi di Dusun Pacciro, Desa Libureng, Barru, Sulawesi Selatan. Seorang bocah berinisial R (10) dilaporkan hilang terseret arus saluran air saat pulang dari sekolah. Hingga Sabtu (21/12/2024), pencarian oleh tim gabungan TNI, Polri, BPBD, dan warga setempat masih terus dilakukan.
Insiden ini terjadi sekitar pukul 08.30 Wita. Saat itu, korban bersama seorang temannya, A, berjalan kaki sepulang sekolah. Mereka singgah di selokan pinggir jalan, yang terhubung langsung dengan Sungai Pacciro.
"Korban terbawa arus air selokan dan masuk ke sungai. Hingga saat ini masih dilakukan pencarian," ujar Kapolsek Tanete Riaja, Iptu Mudhaffar.
Teman korban, A, berhasil menyelamatkan diri dengan berpegangan pada pinggir selokan. Namun, R tidak seberuntung itu. Derasnya arus diduga menjadi penyebab utama korban terseret hingga ke sungai.
"Pulang dari sekolah berjalan kaki, kemudian singgah di selokan bersama temannya. Saat itu, arus cukup deras," tambah Mudhaffar.
Baca Juga: Tragis! Longsor di Soppeng Menelan 1 Korban Hilang dan Rusak 10 Rumah
Situasi ini memperlihatkan risiko yang dihadapi anak-anak di daerah rawan banjir, khususnya saat musim hujan. Selokan yang seharusnya menjadi sistem drainase justru menjadi ancaman mematikan. Menurut warga setempat, hujan lebat sebelumnya membuat arus sungai dan selokan lebih deras dari biasanya.
Upaya pencarian korban dilakukan dengan segala sumber daya yang ada. "Sampai saat ini, tim gabungan masih bekerja keras mencari korban," jelas Mudhaffar. Warga sekitar juga bahu-membahu, menunjukkan solidaritas tinggi dalam tragedi ini.
Insiden ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap keselamatan anak-anak, terutama di wilayah rawan bencana. Orang tua, guru, dan masyarakat diharapkan dapat memberikan edukasi lebih mengenai bahaya bermain di sekitar saluran air. Pemerintah setempat juga perlu memperhatikan infrastruktur drainase agar kejadian serupa dapat dicegah.
Kita semua berharap korban segera ditemukan dalam keadaan selamat. Tragedi ini seharusnya menjadi pelajaran bagi kita semua untuk lebih peduli terhadap lingkungan dan keselamatan anak-anak di sekitar kita.
Ayo Gabung di Channel WhatsApp Sulawesitoday! Dapatkan update informasi dan berita terbaru di https://bit.ly/WAchanelSulawesitoday
Jangan Ketinggalan Berita Eksklusif Lainnya! Yuk, cek langsung di Google News Sulawesitoday.com: https://news.google.com/publica.../CAAqBwgKMN3Bswsw6tzKAw...