• Kamis, 4 Juni 2026

Banjir Lumpuhkan Poros Soppeng-Sidrap: Ketinggian Air Capai 1 Meter

.
Dwi Rahayu Putri, Sulawesi Today
- Sabtu, 21 Desember 2024 | 13:49 WIB
Banjir dan longsor melanda Soppeng, Sulsel, membuat poros utama lumpuh. Rumah hanyut, 10 rumah tertimpa longsor. Tetap waspada dan siaga!
Banjir dan longsor melanda Soppeng, Sulsel, membuat poros utama lumpuh. Rumah hanyut, 10 rumah tertimpa longsor. Tetap waspada dan siaga!

Sulawesitoday - Jalan poros Soppeng-Sidrap dan Soppeng-Wajo di Sulawesi Selatan kini lumpuh total akibat banjir besar. Ketinggian air yang mencapai satu meter di beberapa titik membuat kendaraan roda dua dan roda empat tidak bisa melintas.

Menurut KBO Lantas Polres Soppeng, Iptu Laode Muh Irwan, kondisi ini telah memaksa banyak pengendara mencari jalur alternatif.

“Poros Soppeng-Sidrap tidak bisa dilalui karena ketinggian air sudah mencapai 1 meter atau paha orang dewasa. Kemudian poros Soppeng-Wajo setinggi betis orang dewasa,” jelasnya pada Sabtu (21/12/2024).

Banjir terparah terjadi di Kecamatan Donri-Donri untuk poros Soppeng-Sidrap, sementara untuk poros Soppeng-Wajo genangan terlihat di Ballili, Kelurahan Cabbeng, Kecamatan Lilirilau. Kondisi ini terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut selama tiga hari berturut-turut.

“Hampir semua wilayah di Soppeng mengalami banjir, tetapi yang paling parah memang di poros Sidrap dan Wajo,” tambah Iptu Irwan.

Kondisi ini diperparah dengan terjadinya longsor di Dusun Teppoe, Desa Mattabulu, Kecamatan Lalabata. Material longsor dilaporkan menimpa 10 rumah warga, dan satu orang hingga kini masih dilaporkan hilang. Kaur Umum Desa Mattabulu, Arinal, membenarkan kejadian tersebut.

Baca Juga: Satu Narapidana di Sulteng Bebas Saat Natal, Ratusan Lainnya Dapat Pengurangan Hukuman

“Betul, sekitar 10 rumah tertimpa longsor. Infonya ada 1 warga yang hilang,” ungkapnya.

Tak hanya itu, di Desa Watu, sebuah rumah milik warga bernama Husaini hanyut terbawa arus sungai. Beruntung, Husaini sudah berhasil dievakuasi sebelum insiden tersebut terjadi. Menurut seorang warga, Hendra, tidak ada korban jiwa dari kejadian ini.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tidak memaksakan diri melintasi daerah banjir.

“Kami mengimbau warga dilarang melintas sementara waktu. Sebaiknya putar balik dan cari jalur alternatif,” ujar Iptu Irwan. Hal ini penting untuk menghindari risiko kecelakaan dan memperlancar evakuasi.

Situasi ini memunculkan tantangan besar bagi warga dan otoritas setempat. Meskipun demikian, langkah-langkah mitigasi dan bantuan sedang diupayakan. Penting bagi Anda yang berada di sekitar lokasi untuk tetap siaga dan mematuhi instruksi dari pihak berwenang. Jika memungkinkan, hindari bepergian ke daerah terdampak hingga kondisi kembali aman.

Ayo Gabung di Channel WhatsApp Sulawesitoday! Dapatkan update informasi dan berita terbaru di https://bit.ly/WAchanelSulawesitoday

Dan tulis jugaJangan Ketinggalan Berita Eksklusif Lainnya! Berita Eksklusif Lainnya! Yuk, cek langsung di Google News Sulawesitoday.com: https://news.google.com/publica.../CAAqBwgKMN3Bswsw6tzKAw...

Editor: Dwi Rahayu Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Artikel Terkait

Terkini