berita

Banjir Picu Insiden Sapi Panik di Jalan Raya Makassar, Mobil dan Motor Jadi Korban

Sabtu, 28 Desember 2024 | 14:31 WIB
Gerombolan sapi panik di Makassar akibat banjir, menyeruduk kendaraan di jalan raya. Insiden unik ini soroti pentingnya antisipasi cuaca ekstrem.

Sulawesitoday - Insiden tak biasa terjadi di Jalan Tamangapa Raya, Makassar, Kamis (25/12). Gerombolan sapi yang biasanya melewati sawah untuk kembali ke kandang, terpaksa beralih ke jalan raya akibat banjir. Sayangnya, peristiwa ini berubah menjadi kekacauan yang menyebabkan sejumlah kendaraan warga rusak.

Menurut Camat Manggala, Andi Eldi Indra Malka, kawasan persawahan yang biasa menjadi jalur sapi menuju kandang tidak dapat dilalui akibat tingginya curah hujan. "Lagi berat-beratnya hujan jadi tidak bisa dilewati sapi karena banjir," jelasnya.

Namun, situasi memuncak ketika sapi-sapi tersebut panik. Keberadaan mobil pemadam kebakaran yang melintas, ditambah dengan teriakan warga yang histeris, memicu kepanikan. "Mobil damkar dan teriakan itu membuat sapi jadi panik," kata Eldi, Sabtu (28/12).

Rekaman video yang beredar menunjukkan sapi-sapi berlarian di tengah kemacetan, menyeruduk kendaraan yang melintas. Beberapa pengendara bahkan terpaksa menepi untuk menghindari hewan-hewan besar itu. Meski demikian, kerusakan pada kendaraan tidak dapat dihindari.

Baca Juga: Kecelakaan Maut di Morowali Utara: Pengemudi Diduga Pakai Sabu, Nyawa Satu Keluarga Melayang

Kasi Humas Polsek Manggala, Aipda Syamsu Rijal, mengonfirmasi bahwa insiden tersebut terjadi saat sapi-sapi bergerak dari TPA Bintang 5 menuju Kampung Kassi.

Perlu dicatat, kejadian semacam ini sebenarnya jarang terjadi. "Biasanya lewat di situ tidak ada pernah ji ada masalah. Barusan sekali ini kaget atau apa," tambah Eldi. Ia juga menyebut bahwa sapi-sapi ini hafal jalan pulang ke kandang, meskipun kondisi cuaca kurang bersahabat.

Untuk mencegah kejadian serupa, pihak kecamatan dan lurah setempat telah mengimbau para pemilik sapi agar lebih waspada. Mereka diminta mengarahkan ternaknya melalui jalur alternatif jika memungkinkan.

"Kami sudah sampaikan ke pemilik sapi kiranya untuk mengatur sebenarnya. Kita sudah porsikan semua itu, porsinya lewat belakang," jelas Eldi.

Kejadian ini tidak hanya menjadi perhatian warga setempat tetapi juga menunjukkan pentingnya perencanaan dalam mengelola situasi darurat yang melibatkan hewan ternak. Dengan cuaca ekstrem yang semakin sering terjadi, adaptasi menjadi kebutuhan mendesak, baik untuk manusia maupun hewan.

Ayo Gabung di Channel WhatsApp Sulawesitoday! Dapatkan update informasi dan berita terbaru di https://bit.ly/WAchanelSulawesitoday

Jangan Ketinggalan Berita Eksklusif Lainnya! Yuk, cek langsung di Google News Sulawesitoday.com: https://news.google.com/publica.../CAAqBwgKMN3Bswsw6tzKAw...

Tags

Terkini