• Selasa, 21 Juli 2026

Heboh Pedagang Es Krim Motor vs Pengelola Pantai Lolak, Gerobak Jualan Tumpah Berhamburan

.
Dwi Rahayu Putri, Sulawesi Today
- Minggu, 4 Mei 2025 | 15:28 WIB
Pedagang es krim di Pantai Lolak mendadak viral usai gerobaknya didorong hingga es berhamburan, memicu reaksi warganet.
Pedagang es krim di Pantai Lolak mendadak viral usai gerobaknya didorong hingga es berhamburan, memicu reaksi warganet.

Sulawesitoday - Seorang pedagang es krim motor keliling di Pantai Lolak, Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara, menjadi sorotan warganet kemarin setelah sebuah video memperlihatkan jualannya dengan sengaja didorong oleh seorang wanita yang mengaku sebagai pengelola kawasan tersebut.

Adegan tumpahan es krim dan kericuhan di pinggir pantai itu pun viral, memancing kecaman netizen.

Dalam rekaman berdurasi sekitar 30 detik, tampak pria penjual es krim berhenti di bibir pantai. Tak lama kemudian, seorang wanita—dengan ekspresi marah—mendekat sambil membawa dua batang kayu. Ia menegur pedagang karena dianggap mengganggu wilayahnya. “Di sini bukan tempat jualan!” ujar sang wanita, suara tegasnya menggema di sekitar lokasi.

Tanpa memberi kesempatan penjelasan, wanita itu kemudian mendorong motor sang pedagang hingga goyah. Gerobak es krim yang menempel di belakang motor terjungkir, memuntahkan puluhan es krim yang semula tersusun rapi. Es maupun cone hancur berantakan di atas pasir putih Pantai Lolak, meninggalkan jejak berserakan di sana-sini.

Peristiwa itu sontak viral setelah diunggah ke media sosial. Ribuan warganet menyebarkan ulang, menumpahkan empati pada pedagang. “Sadis amat, es cuma jualan halal,” tulis salah satu akun. “Kenapa malah play victim, padahal dia yang intimidasi,” timpal akun lain, menanggapi nada defensif pengelola pantai.

Sejumlah netizen bahkan menyerukan agar pelaku malu dan bertanggung jawab. Ada pula yang menyoroti kurangnya aturan tertib berjualan di kawasan wisata.

“Pemerintah setempat perlu atur zonasi pedagang keliling,” kata seorang warganet, mengusulkan solusi agar insiden serupa tak terulang.

Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari pengelola Pantai Lolak maupun aparat desa setempat. Sementara itu, pedagang es krim memilih diam dan langsung meninggalkan lokasi setelah insiden.

Baca Juga: Moge Tabrak Pikap, Jalan Raya Jadi Panggung Amarah di Banjarnegara

Video menceritakan potret ketegangan antara kebutuhan ekonomi warga lokal dengan pengaturan wilayah wisata yang terkadang belum tertata rapi.

Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya komunikasi dua arah dan penerapan aturan zona dagang. Baik pedagang maupun pengelola kawasan diharapkan duduk bersama, merumuskan kesepakatan agar setiap pihak dapat berjalan harmonis tanpa harus berujung aksi dorong yang memalukan.

Editor: Dwi Rahayu Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini