FFC, dengan suara lantang, menuding Israel telah melanggar hukum internasional. Mereka menuntut pembebasan segera seluruh penumpang dan pengiriman bantuan tanpa ada lagi hambatan politik atau militer.
Namun, hingga berita ini diturunkan, sayangnya belum ada tanggapan resmi dari PBB atau lembaga hak asasi manusia internasional. Dunia seolah membeku, menyaksikan hak-hak kemanusiaan diacak-acak di tengah laut lepas. Entah sampai kapan sunyi ini akan bergema.
Artikel Terkait
Desakan Pemakzulan Gibran Dibungkam Jokowi: Presiden-Wapres Satu Paket, Titik!
Jaringan Narkotika Malaysia-Jawa Timur Digulung di Sumatera: TNI AL Sita 4,5 Kg Sabu, 3 Kurir Diamankan
Kejati Jatim Bedah Aroma Tak Sedap Hibah Rp65 Miliar untuk SMK Swasta
Borok Pemerasan Dokumen TKA di Kemnaker Terkuak, KPK Sebut Rp53 Miliar Disikat Pejabat
Dosen Pengacung Pistol Dinsos Gorontalo Serah Diri, Misteri Motif dan Jenis Pistol Belum Terkuak