Sulawesitoday - Praktik persekongkolan dalam tender pengadaan barang dan jasa, yang seringkali diasosiasikan dengan proyek-proyek konstruksi bernilai besar, kini menyisakan tanda tanya serius. Indikasi kecurangan serupa disinyalir turut merambah lelang paket jasa konsultan di Parigi Moutong. Sebuah penelusuran mendalam terhadap laman resmi Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE) Parigi Moutong untuk tahun anggaran 2024-2025, menyingkap pola yang tak biasa: dominasi penawaran "buangan" di bawah satu persen.
Aroma Janggal di Balik Angka Buangan Rendah
Sekilas, angka buangan di bawah satu persen untuk jasa konsultan memang sah-sah saja, seperti tetesan embun pagi yang menyejukkan. Namun, dalam konteks tertentu, pola ini justru memancarkan kejanggalan yang kental. Skema penawaran yang diusung oleh deretan perusahaan pemenang, seolah dirajut oleh tangan yang sama.
Tak berhenti di situ. Penawaran dari perusahaan pesaing pun, meski angka yang diajukan tergolong baik dan kompetitif, seringkali berakhir dengan "mundur" secara misterius. Entah karena absen dalam undangan klarifikasi atau alasan teknis lainnya, mereka mendadak digugurkan oleh panitia. Kondisi ini, ibarat sandiwara yang telah diatur, menguatkan dugaan bahwa lelang ini berjalan di atas rel yang telah dipesan.
Mengurai Benang Merah: Arah Pekerjaan dan 'Broker' Senyap
Dari balik layar, investigasi mendalam mengungkap pengakuan dari sejumlah pihak yang malang melintang dalam dunia tender dan pekerjaan jasa konsultan. Mereka kompak membenarkan, indikasi semacam ini biasa mengemuka ketika sebuah pekerjaan telah, atau akan, "diarahkan" pada rekanan tertentu. "Biasa seperti itu," ungkap seorang sumber yang enggan disebut namanya, sembari tertawa kecil. "Kalau ada penawaran di atas dari penawaran itu yang menang, berarti mereka kecolongan, ada orang luar yang mengganggu proses mengarahkan pemenang."
Isu santer berhembus, di kalangan sumber terpercaya, bahwa panggung jasa konsultan di Parigi Moutong kini dalam genggaman satu orang. Sebuah figur yang dijuluki "broker" jasa konsultan, namun tak ada satupun yang berani mengumbar nama maupun inisialnya. Keberadaannya bak hantu, terasa namun tak terlihat.
-
Jejak Digital yang Tak Bisa Dihapus: Belajar dari Temuan BPK
Pola yang kini terkuak di Parigi Moutong, rupanya, bukanlah hal baru. Skema serupa pernah menjadi temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Kala itu, BPK sampai pada titik memeriksa langsung alamat IP (Internet Protocol) server yang digunakan oleh rekanan dalam mengajukan penawaran. Hasilnya mencengangkan: indikasi penawaran dari beberapa rekanan dilakukan dari tempat yang sama. Ini menunjukkan adanya koordinasi yang tidak sehat.
Berkaca dari preseden tersebut, melihat pola penawaran dalam sejumlah tender paket jasa konsultan di Parigi Moutong yang terkesan seragam, kian menguatkan indikasi terjadinya persekongkolan tender. Kecurigaan ini seolah menegaskan, bahwa mata rantai permainan curang ini telah mengakar kuat.
-
Daftar Paket Jasa Konsultan yang Disinyalir Dimainkan
Berikut adalah beberapa paket jasa konsultan di Parigi Moutong yang disinyalir terjerat dalam dugaan persekongkolan tender, berdasarkan penelusuran dan analisis data:
Jasa Konsultan TA 2025:
* Nama Tender: Jasa Konsultansi Pengawasan Pembangunan Gedung Labkesmas
* Satuan Kerja: DINAS KESEHATAN
* Pagu: Rp. 277.592.000,00
* HPS: Rp. 277.591.999,91
* Penawaran: Rp. 275.280.000
* Buangan: -0,83 %
* Nama Tender: Jasa Konsultansi Pengawasan Pembangunan Gedung Puskesmas Torue
* Satuan Kerja: DINAS KESEHATAN
* Pagu: Rp. 224.313.000,00
* HPS: Rp. 224.312.995,80
* Penawaran: Rp. 219.693.420
* Buangan: -2,06 %
* Nama Tender: Jasa Konsultansi Perencanaan Pembangunan Gedung Puskesmas Torue
* Satuan Kerja: DINAS KESEHATAN
* Pagu: Rp. 127.304.000,00
* HPS: Rp. 127.303.000,00
* Penawaran: Rp. 126.504.000
* Buangan: -0,63 %
* Nama Tender: Jasa Konsultansi Perencanaan Pembangunan Gedung Labkesmas
* Satuan Kerja: DINAS KESEHATAN
* Pagu: Rp. 328.749.000,00
* HPS: Rp. 328.745.000,00
* Penawaran: Rp. 328.118.560
* Buangan: -0,19 %
Jasa Konsultan TA 2024:
* Nama Tender: Penyusunan Master Plan Kawasan Asrama Pendidikan dan Pelatihan
* Satuan Kerja: BADAN KEPEGAWAIAN, DAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA
* Pagu: Rp. 350.000.000,00
* HPS: Rp. 340.000.000,00
* Buangan: -0,15 persen
Artikel Terkait
Gempa Bumi M6,4 Guncang Pohuwato, Gorontalo: BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami
Mahfud MD Soroti Vonis Tom Lembong: Tanpa Mens Rea, Putusan Keliru!
Drama 7 Bulan Berakhir, Penipu Tukar Tambah Mobil Ditangkap! Polisi Bongkar Persembunyian
Kasus Investasi Bodong OMC Resmi Naik ke Tahap Penyidikan, 15 Leader Diperiksa
Harley Davidson Siluman Bupati Buol Disita KPK, Rp448 Juta Luput dari LHKPN