• Kamis, 4 Juni 2026

Gerak Cepat Polres Touna: Pencuri Motor Terendus CCTV dan Diringkus dalam Hitungan Jam di Ampana Kota

.
Amirullah, Sulawesi Today
- Minggu, 27 Juli 2025 | 21:38 WIB
Tim Resmob Polres Touna berhasil menangkap pencuri motor dalam waktu kurang dari 2 jam berkat bantuan rekaman CCTV di Ampana Kota.
Tim Resmob Polres Touna berhasil menangkap pencuri motor dalam waktu kurang dari 2 jam berkat bantuan rekaman CCTV di Ampana Kota.

Sulawesitoday - Seberapa Cepat Polisi Modern Bekerja? Pencuri Motor di Touna Terbukti Tak Bisa Sembunyi dari CCTV. Kurang dari dua jam. Itulah waktu yang dibutuhkan Tim Resmob Polres Tojo Una-Una untuk menjepit seorang pencuri motor yang beraksi di siang bolong.

Str (26), pria yang nekat mencuri sepeda motor di kawasan Uentanaga Bawah, kini merasakan bagaimana teknologi dan ketangkasan petugas menjadi mimpi buruk bagi para pelaku kejahatan.

Kejadian bermula pada Minggu (27/7/2025) sekitar pukul 12.20 WITA. Seorang ibu bernama Margareta, seorang PNS, pulang dari ibadah gereja dan memarkirkan motor Yamaha Freego merahnya di depan kios miliknya. Ia tak menyangka, ada mata yang mengintai dari kejauhan.

"Laporan masuk ke kami tepat pukul 12.20 WITA tentang hilangnya motor di Jalan Moh. Hatta, Uentanaga Bawah," ungkap IPTU Martono, Kasi Humas Polres Touna, mewakili Kapolres AKBP Yanna Djayawidya.

Seperti sebuah skenario film aksi, petugas langsung bergerak dengan strategi yang terukur. Rekaman CCTV menjadi saksi bisu yang tak pernah berbohong. Dalam hitungan menit, wajah pelaku terekam jelas dalam monitor.

"Sekitar pukul 12.35 WITA, berkat bantuan teknologi CCTV, identitas pelaku berhasil kami kenali bersama rekan-rekan dari Polsek Ampana Kota," lanjut IPTU Martono dengan nada penuh keyakinan.

Tak membuang waktu, tim gabungan Resmob dan Polsek Ampana Kota bergegas menuju Bailo, tempat tinggal sang pelaku. Pukul 13.00 WITA, mereka tiba di depan rumah target.

Yang terjadi selanjutnya ibarat adegan komedi yang berubah menjadi drama. Str tengah duduk santai memotong rambut saat petugas mengetuk pintu. Begitu menyadari kehadiran polisi, panik menguasai dirinya.

"Ia mencoba melarikan diri dengan cara yang cukup nekat—memanjat dinding kamar mandi yang terbuat dari seng," cerita IPTU Martono dengan sedikit geli mengingat kejadian tersebut.

Upaya pelarian yang desperatif itu justru merugikan dirinya sendiri. Kaki Str terluka akibat pecahan kaca saat mencoba kabur. Petugas yang sigap langsung mengamankan pelaku sebelum luka bertambah parah.

"Untungnya tim kami terlatih dan berhasil menangkapnya tanpa kekerasan berlebihan. Kami juga berhasil mengamankan barang bukti motor Yamaha Freego merah yang disembunyikan dengan selimut," tambah Kasi Humas.

Dalam interogasi, Str mengakui perbuatannya dengan terus terang. Ia sengaja mengambil motor milik Margareta yang terparkir tanpa penjagaan. Kini, pelaku bersama barang bukti diserahkan kepada Unit Pidum Satreskrim Polres Touna untuk proses lebih lanjut.

Sebelum dibawa ke kantor polisi, Str mendapat perawatan medis atas luka di kakinya. Empat jahitan diperlukan untuk menutup robekan yang cukup dalam.

"Ini menjadi pembelajaran bahwa teknologi modern telah membantu penegakan hukum. CCTV bukan hanya alat pengawas, tapi juga saksi yang tidak bisa disuap," pungkas IPTU Martono.

Halaman:

Editor: Amirullah

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini