• Selasa, 21 Juli 2026

Konflik Perbatasan Memanas, Thailand Umumkan Darurat Militer, KBRI Keluarkan Imbauan

.
Amirullah, Sulawesi Today
- Minggu, 27 Juli 2025 | 14:23 WIB
Thailand umumkan darurat militer di perbatasan Kamboja! KBRI Bangkok beri pesan penting untuk WNI di area konflik. Baca selengkapnya!
Thailand umumkan darurat militer di perbatasan Kamboja! KBRI Bangkok beri pesan penting untuk WNI di area konflik. Baca selengkapnya!

Sulawesitoday - Bangkok dan perbatasan Thailand dengan Kamboja, situasinya kini seperti bara dalam sekam, usai adanya dugaan operasi militer balasan. Lalu, langkah apa yang diambil pemerintah Thailand dalam menyikapi ketegangan ini?

Komando Pertahanan Perbatasan Chanthaburi dan Trat, Thailand, mengambil langkah tegas dengan mendeklarasikan status darurat militer atau martial law di dua provinsi yang berbatasan langsung dengan Kamboja, pada Jum'at (25/7/2025). Keputusan ini diambil menyusul laporan intelijen terkait adanya pergerakan pasukan Kamboja yang disinyalir telah menerobos tiga titik perbatasan dengan menggunakan persenjataan berat. Langkah ini diambil sebagai respons cepat, memberikan otoritas penuh kepada militer untuk mengambil keputusan strategis dalam situasi konflik yang meningkat.

Delapan distrik di Provinsi Chanthaburi yang meliputi Mueang Chanthaburi, Tha Mai, Makham, Laem Sing, Kaeng Hang Maew, Na Yai Am, dan Khao Khitchakut, serta satu distrik di Provinsi Trat yaitu Khao Saming, kini berada di bawah kendali darurat militer. Situasi ini tentu menimbulkan kekhawatiran, terutama bagi warga negara Indonesia (WNI) yang bermukim di wilayah tersebut.

Menyikapi perkembangan situasi yang cukup mengkhawatirkan ini, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Bangkok bergerak cepat. Sebuah imbauan resmi dikeluarkan pada Sabtu (26/7/2025), ditujukan khusus kepada WNI yang tinggal di daerah-daerah rawan konflik, utamanya di Provinsi Chanthaburi dan Trat.

“Selalu membawa identitas atau tanda pengenal, meningkatkan kewaspadaan, dan memantau perkembangan kondisi keamanan dari sumber-sumber resmi,” demikian bunyi keterangan resmi dari KBRI Bangkok. Selain itu, KBRI juga mengingatkan para WNI untuk senantiasa mematuhi hukum yang berlaku di Thailand, tetap tenang, dan mengikuti setiap arahan yang diberikan oleh pemerintah setempat.

Tidak hanya itu, KBRI Bangkok juga mengimbau agar WNI yang telah menetap lebih dari enam bulan di Negeri Gajah Putih untuk segera melakukan lapor diri. Langkah ini penting sebagai upaya pendataan dan memudahkan KBRI dalam memberikan bantuan atau informasi jika sewaktu-waktu dibutuhkan.

Ketegangan di perbatasan Thailand dan Kamboja ini menjadi perhatian serius, dan imbauan dari KBRI Bangkok diharapkan dapat memberikan panduan serta rasa aman bagi seluruh WNI yang berada di wilayah terdampak. Pemerintah Indonesia melalui KBRI Bangkok terus memantau perkembangan situasi dan siap memberikan bantuan yang diperlukan.

Baca Juga: Hujan Deras dan Angin Kencang Hantam Palu-Sigi Sabtu Malam, Rumah Rusak di Huntap Pombewe Bikin Warga Panik

Editor: Amirullah

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini