kriminal

Polisi Air Ungkap Sindikat Bom Ikan di Perairan Paleleh Barat Buol

Jumat, 2 Mei 2025 | 19:02 WIB
Polairud Buol tangkap lima nelayan pembom ikan di Desa Harmoni; barang bukti kompresor, mesin, dan kantong bekas handak diamankan.

Mereka kini menjalani pemeriksaan di Polsek Paleleh. Langkah selanjutnya? Mengurai benang kusut jaringan dan skema yang lebih besar.

"Ini bukan sekadar five‑man show,” tegas Zubair. Rentetan ledakan ikan bukan hanya merusak terumbu karang—ia merusak tatanan sosial nelayan tradisional.

Setiap pumpa kompresor yang dinyalakan menjadi seruan agar kita sadar, betapa rapuhnya ekosistem laut jika dibiarkan “dihalalkan” demi keuntungan cepat.

Di balik gelombang skeptis terhadap efektivitas penegakan hukum laut, operasi kali ini seolah menawarkan secercah harapan.

Mungkinkah penangkapan lima orang ini benar‑benar memutus mata rantai? Atau justru hanya menyingkap tabir prolog kejahatan lebih masif?

Waktu akan menjawab, sembari menyisakan pertanyaan: sudahkah kita menghukum otak di balik bom ikan, atau hanya pelaku di panggung depan?

Baca Juga: Gubernur Sulteng Anwar Hafid Berteriak Lantang, Bappenas Menoleh: DBH Sulteng Diambang Revisi

Sementara itu, seruan untuk memperkuat patroli laut tak lagi bisa ditawar. Bukan semata urusan menegakkan pasal, melainkan menjaga napas komunitas pesisir yang hidup dari ombak dan biota laut.

Karena saat laut dibuat panggung sandiwara ilegal, yang rugi bukan hanya ikan, tapi masa depan anak‑cucu nelayan.

 

Halaman:

Tags

Terkini