Sulawesitoday - Kabupaten Parigi Moutong bersiap memasuki minggu penuh dinamika menjelang Pemilihan Suara Ulang (PSU).
Sebagai respons terhadap situasi yang masih penuh dengan potensi hambatan dan tantangan, Pemerintah Daerah telah menyiapkan langkah-langkah antisipatif guna menciptakan situasi yang kondusif dan aman bagi selesainya proses demokrasi.
Dalam upaya tersebut, koordinasi intensif dilakukan di Kantor Bupati, tepatnya pada Lantai II yang menjadi saksi pertemuan penting antara Forkopimda dan Forkopimcam tingkat kabupaten.
Rapat koordinasi yang berlangsung pada Kamis, 10 April 2025 tersebut mengusung tema “Peningkatan Sinergitas Forkopimda dan Forkopimcam terhadap Netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN)”.
Sekretaris Daerah, Zulfinasran, menyampaikan himbauan penting terkait netralitas ASN serta profesionalisme dalam menjalankan tugas. Ia menekankan bahwa setiap pegawai harus menjaga sikap netral dan menghindari keterlibatan dalam dinamika politik lokal yang bisa memicu konflik lebih lanjut.
Menurutnya, peran ASN sangat krusial dalam memastikan kepercayaan publik terhadap kelancaran dan keamanan pelaksanaan PSU.
Dalam pertemuan tersebut, Sekda juga mengarahkan kepala OPD dan para Camat untuk lebih proaktif memantau kondisi di lapangan.
"Mereka harus menjadi pelopor dalam menerapkan prinsip netralitas, sekaligus mengingatkan aparatur desa agar tidak terlibat dalam praktikum politik yang berpotensi merusak integritas proses PSU," tegas Zulfinasran.
Arahan tersebut disampaikan agar setiap potensi pelanggaran atau indikasi keberpihakan bisa segera diidentifikasi dan ditindaklanjuti demi menjaga kepercayaan masyarakat.
Kegiatan koordinasi ini merupakan langkah responsif terhadap putusan Mahkamah Konstitusi No. 75/PHPU.BU-XXIII/2025.
Pemerintah daerah berharap keputusan tersebut dapat menjadi pijakan untuk memperkuat sinergi semua pihak dalam menghadapi tantangan yang mungkin muncul.
Selain itu, Sekda juga menghimbau agar para pelaksana di lapangan bekerja dengan cepat, cermat, dan selalu siap melaporkan kondisi yang terjadi di setiap titik wilayah kabupaten.
Harapan tinggi pun disematkan terhadap pelaksanaan PSU pada 16 April yang dinilai sebagai momentum penting untuk memperkuat demokrasi lokal.
Baca Juga: HUT Parigi Moutong ke-23, Refleksi Perjalanan dan Momentum Evaluasi Menuju Pembangunan Berkelanjutan
Artikel Terkait
Penyidikan Cepat Ungkap Pembunuhan Brutal di Labota, Pria 29 Tahun Ditangkap
Ujian Disiplin dan Patriotisme, Parigi Moutong Siapkan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka
HUT Parigi Moutong ke-23, Refleksi Perjalanan dan Momentum Evaluasi Menuju Pembangunan Berkelanjutan
Job Fit Eselon II Sulteng, Terobosan Evaluasi Menuju Transparansi dan Akuntabilitas
Nyaris Diamuk Massa, Pria Berinisial R Diamankan Polisi Usai Aksi Pencurian di Morowali