• Selasa, 21 Juli 2026

Kolaborasi Bersejarah Sulteng-DKI Jakarta, Nelayan dan Petani Kini Punya Pasar Utama di Ibu Kota

.
Dwi Rahayu Putri, Sulawesi Today
- Kamis, 7 Agustus 2025 | 20:53 WIB
Kerjasama Sulteng-DKI buka pasar produk pertanian dan perikanan. Anwar Hafid dan Pramono Anung sepakat, hadirkan harapan baru bagi rakyat kecil.
Kerjasama Sulteng-DKI buka pasar produk pertanian dan perikanan. Anwar Hafid dan Pramono Anung sepakat, hadirkan harapan baru bagi rakyat kecil.

Sulawesitoday - Bagai gerbang yang terbuka, kolaborasi Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) dan DKI Jakarta memberi asa baru. Harapan ratusan ribu nelayan dan petani. Mereka kini punya "jalan tol" langsung ke pasar ibu kota. Inilah jembatan ekonomi yang telah lama di nanti. Sebuah langkah strategis untuk memperkuat pondasi pembangunan.

Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid dan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung sepakat menjalin kerjasama. Pertemuan berlangsung di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (7/8/2025). Tujuannya jelas: membuka akses pasar bagi komoditas unggulan Sulteng. Terutama di sektor pertanian dan perikanan.

Perjalanan itu berawal dari rasa takjub. Anwar Hafid, sang gubernur, datang langsung ke Jakarta. Dia melihat kota metropolitan itu. Kota yang maju. Modern. Ia ingin belajar. "Utamanya kedatangan kami di sini untuk belajar dari Pemprov DKI Jakarta," kata Anwar Hafid. Kalimatnya penuh dengan optimisme.

Namun, belajar bukan satu-satunya tujuan. Ada misi lain. Misi besar untuk rakyat kecil. Dia tahu, nelayan dan petani butuh kepastian. "Sekaligus membuka pasar bagi komoditas unggulan kami," lanjut Anwar Hafid. Baginya, kunci menbuat masyarakat sejahtera adalah keterbukaan pasar. Ia tidak ingin hasil jerih payah mereka hanya berputar di daerah.

Gayung bersambut. Sambutan Gubernur Pramono Anung hangat. Ia seolah memahami betul maksud tamunya. Baginya, tawaran itu menguntungkan. Jakarta adalah kota besar. Konsumsi tinggi. "Saya membuka diri," ujarnya tegas. "Bisa menjadi salah satu pasar utama pertanian dan perikanan dari Sulawesi Tengah."

Kerja sama ini bukan hanya soal pasar. Ini lebih dalam. Lebih luas. Kolaborasi lintas daerah ini juga mencakup bidang pelayanan publik. Lalu transformasi digital. Juga pembangunan infrastruktur. Semua berbasis solusi. Semua saling memperkuat. "Kami persilakan Pak Gubernur melanjutkan kerjasama yang ada," pinta Pramono Anung.

Dengan langkah ini, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah yakin. Mereka percaya. Hubungan erat antarprovinsi akan mempercepat pembangunan. Menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Terutama mereka yang bekerja di ladang dan lautan. Kolaborasi ini bukti, sinergi bisa jadi kunci kemajuan. Keadilan ekonomi bukan lagi impian, tapi kenyataan yang tengah dijemput.

Baca Juga: Gubernur Anwar Hafid Pimpin Kepala Daerah Sulteng ke KPK, Perkuat Ikrar Bersama Berantas Korupsi

Editor: Dwi Rahayu Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini