• Selasa, 21 Juli 2026

Peta Jalan Pembangunan 5 Tahun Disahkan, DPRD Parigi Moutong Fokus RPJMD Inklusif untuk Rakyat

.
Muhammad Aqil Azizi, Sulawesi Today
- Jumat, 22 Agustus 2025 | 09:11 WIB
RPJMD 2025–2029 Parigi Moutong resmi disahkan DPRD. Komitmen pembangunan inklusif, transparan, dan akuntabel jadi fokus utama.
RPJMD 2025–2029 Parigi Moutong resmi disahkan DPRD. Komitmen pembangunan inklusif, transparan, dan akuntabel jadi fokus utama.

Sulawesitoday - Harapan warga Parigi Moutong akhirnya menemukan titik terang. Setelah melalui perdebatan yang alot, dokumen krusial yang akan menjadi pijakan pembangunan lima tahun ke depan kini resmi disepakati. Keputusan ini bukan sekadar formalitas. Ia adalah janji.

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Parigi Moutong akhirnya menuntaskan tugas. Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029 resmi disahkan. Keputusan penting itu diambil dalam masa persidangan III tahun 2024–2025, pada Kamis malam, 21 Agustus 2025. Laporan hasil pembahasan dibacakan langsung oleh Ketua Panitia Khusus (Pansus) DPRD, Mohammad Irfain.

Dalam penjelasannya, Irfain menegaskan. Dokumen ini adalah amanat. Sebuah mandat dari Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. Aturan itu mewajibkan setiap kepala daerah terpilih menyusun perencanaan lima tahunan. Langkah ini diselaraskan pula dengan dua pedoman krusial: Permendagri Nomor 86 Tahun 2017 serta Instruksi Mendagri Nomor 2 Tahun 2025.

Namun, Irfain menekankan. RPJMD ini tidak hanya soal kelengkapan administrasi. Ini adalah komitmen strategis. Komitmen terhadap akuntabilitas. Komitmen pada transparansi. Yang terpenting, komitmen untuk pembanguna yang inklusif. Semua warga, tanpa terkecuali, harus merasakan manfaatnya. Pemanfaatan teknologi informasi jadi prioritas utama. Tujuannya sederhana, analisis data lebih akurat. Kebijakan pun tepat sasaran.

Proses penyusunan memakan waktu. Analisisnya komprehensif. Mencakup aspek geografis, demografi, kesejahteraan masyarakat, hingga daya saing daerah. Termasuk, isu-isu strategis yang dihadapi saat ini. Irfain memastikan, sistematika pemeriksaan sudah sesuai pedoman. Dokumen ini akan segera diajukan ke Gubernur Sulawesi Tengah untuk dievaluasi.

Dokumen ini menjadi fondasi kuat. Ia bukan sekadar janji di atas kertas. Ia adalah peta jalan. Menuju Parigi Moutong yang lebih adil dan sejahtera. Untuk lima tahun ke depan. Sebuah harapan yang kini tinggal menunggu realisasi.

Baca Juga: Harta Kekayaan Wamenaker Immanuel Ebenezer yang Terjaring OTT KPK: Punya Koleksi Mobil Mewah dan Tanah Belasan Miliar

Editor: Muhammad Aqil Azizi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Artikel Terkait

Terkini