-
Bisakah Target Triliun Rupiah Tercapai?
Pertanyaan itu bergantung pada kecepatan pembuat kebijakan. Jika DPRD dan pemda bergerak cepat, target Rp1 triliun bukan mimpi. Pasar Tiongkok sudah terbuka lebar. Status sentra ekspor sudah di tangan. Tinggal menata sistem agar petani dan pengusaha sama-sama untung.
Tapi jika regulasi tertunda, cerita bisa berbeda. Persaingan liar terus menggerus margin petani. Kualitas durian bisa menurun. Investor potensial mundur. Target triliun hanya jadi angka di atas kertas.
Pertemuan Rabu lalu seharusnya jadi momentum. DPRD Parigi Moutong punya peluang emas. Menyusun regulasi yang adil. Melindungi petani sekaligus mengundang investasi. Memastikan PAD durian mengalir deras ke kas daerah. Lalu dikembalikan untuk kesejahteraan masyarakat.
Faradiba dan pengusaha lain sudah meletakkan kartu di atas meja. Kini giliran pemangku kebijakan. Apakah mereka akan mengambil peluang ini? Atau membiarkan potensi triliunan rupiah tergerus persaingan tanpa aturan?
Durian Parigi Moutong matang sempurna. Aromanya menyebar hingga pasar internasional. Tapi tanpa regulasi yang kokoh, buah emas ini bisa busuk sebelum sampai tangan yang tepat. Waktu terus berjalan. Target Januari 2026 tinggal hitungan bulan. Keputusan harus segera diambil.
Kesejahteraan petani durian Parigi Moutong—dan masa depan ekonomi daerah ini—bergantung pada regulasi yang akan lahir dari rapat-rapat seperti kemarin. Apakah regulasi itu akan menjadi payung pelindung atau sekadar dokumen yang terlupakan? Jawabanya akan terbuka dalam beberapa bulan ke depan.
Baca Juga: Tambang Galian C di Baliara Diadukan ke DPRD, Warga Tuduh Perusahaan Abaikan Keluhan Bertahun-tahun
Artikel Terkait
Drama 53 Titik Tambang Rakyat Parigi Moutong, Fraksi DPRD Tuntut Bupati Minta Maaf Atas Kebijakan Sepihak
Duel Terakhir di Kebun Karet, Petani Tua Tewas Usai Bunuh King Cobra Sepanjang 4 Meter
Misteri 37 Titik WPR Muncul Tiba-Tiba, Bupati Erwin Burase Murka: Siapa yang Main-Main?
Tiga Proyek Jalan Parigi Moutong Jadi Bancakan, Kejati Kantongi Bukti Kuat Jerat IS, NM, dan SA
Tambang Galian C di Baliara Diadukan ke DPRD, Warga Tuduh Perusahaan Abaikan Keluhan Bertahun-tahun