Sulawesitoday - Gedung DPRD Parigi Moutong sore 3 Maret 2025 terasa berbeda. Agenda buka puasa bersama mendadak menjadi sangat khidmat.
Ketua DPRD, Alfreds Tunggiroh, berdiri dengan wajah serius. Di tangannya ada cek santunan BPJS Ketenagakerjaan.
Ada tiga ahli waris yang menunggu dengan sabar. Mereka adalah keluarga dari pekerja yang berpulang saat bertugas.
Almarhum Wattu, nelayan Desa Boyantongo, salah satu di antaranya. Ia baru tiga bulan terdaftar sebagai peserta BPJS.
Ahli warisnya menerima santunan senilai Rp10 juta rupiah. Angka ini adalah hak yang wajib negara penuhi.
Berbeda dengan almarhum Sahabudin dan almarhumah Ibu Norma. Keduanya sudah terdaftar lebih dari sepuluh bulan lamanya.
Ahli waris mereka berhak atas santunan Rp42 juta rupiah. Bahkan, putra almarhum Sahabudin mendapat jaminan beasiswa sarjana.
"Ini hak masyarakat yang wajib segera kami penuhi," ujar Alfreds. Ia memastikan tidak ada potongan dalam santunan tersebut.
Alfreds memuji gerak cepat BPJS Ketenagakerjaan Parigi Moutong. Hak peserta harus tersalurkan tepat waktu tanpa hambatan.
Politisi ini punya rencana besar bagi pekerja rentan. Ia ingin memperluas cakupan perlindungan lewat APBD daerah.
Sektor keagamaan juga menjadi prioritas perhatian dewan ke depan. Iurannya terjangkau, namun manfaatnya sangat besar bagi keluarga.
Bupati Parigi Moutong Teken Kerja Sama BPJS, Lindungi Ribuan Pekerja Desa dan Rentan
Kepala BPJS Ketenagakerjaan, Arfandi, tampak mendampingi di sana. Ia mengapresiasi dukungan penuh dari jajaran legislatif Parigi.
Sinergi ini penting demi keberlanjutan jaminan sosial masyarakat. Pekerja informal harus merasa tenang saat mencari nafkah.
Artikel Terkait
Pemerintah Gelontorkan Rp 20 Triliun untuk Hapus Tunggakan BPJS Kesehatan: Siapa yang Berhak?
Menkeu Purbaya Pastikan Iuran BPJS Kesehatan Tidak Naik Sampai 2026, Target Pertumbuhan Ekonomi 6 Persen Jadi Kunci
Transformasi Digital Perlindungan Pekerja, BPJS Parimo Dorong Maksimalkan Fitur JMO hingga Program MLT BTN
6 Cara Cek BPJS Kesehatan Aktif 2026, Praktis Lewat HP Tanpa Harus Antre!
Bupati Parigi Moutong Teken Kerja Sama BPJS, Lindungi Ribuan Pekerja Desa dan Rentan