• Kamis, 16 Juli 2026

Khotbah Idul Adha di Tammerodo, Bupati Ajak Warga Rawat 'Siwaliparri'

.
Nur Rafiqa, Sulawesi Today
- Rabu, 27 Mei 2026 | 12:06 WIB
Bupati Majene Achmad Syukri Tammalele merayakan Idul Adha 1447 H di Tammerodo Sendana sambil mengajak warga mengikis sifat saling membenci.
Bupati Majene Achmad Syukri Tammalele merayakan Idul Adha 1447 H di Tammerodo Sendana sambil mengajak warga mengikis sifat saling membenci.

Edi Bastian menyatakan rasa syukur atas kedatangan rombongan kabupaten.

"Kehadiran Bapak Bupati di tengah tengah kita merupakan berkah tersendiri," ujar Edi saat memberi sambutan.

Ia berharap momentum ini bisa mempererat tali silaturahmi warga.

Kecamatan Tammerodo Sendana melaporkan pemotongan hewan kurban sebanyak 70 ekor sapi dan 15 ekor kambing.

Edi juga mengajak jemaah mendoakan warga Majene yang sedang menunaikan ibadah haji di tanah suci.

Ia berharap seluruh pencari berkah itu kembali ke tanah air sebagai haji mabrur.

Achmad Syukri Tammalele naik ke podium dengan senyum menyapa warganya.

Ia mengingatkan esensi kurban bukan sekadar menyembelih hewan ternak.

"Nilai utama yang ingin kita petik adalah mengikis habis sifat saling membenci di antara sesama manusia," kata Achmad Syukri.

Egoisme pribadi harus runtuh bersama darah kurban yang mengalir ke bumi.

Bupati kemudian menyelipkan pesan pembangunan di akhir pidatonya.

Ia meminta masyarakat menghidupkan kembali semangat gotong royong lokal yang dikenal dengan istilah Siwaliparri.

Visi Majene Rumah Kita hanya bisa tegak berdiri jika warga saling menopang.

Daerah yang maju mandiri dan berbudaya memerlukan pondasi religius yang kokoh.

"Untuk itu saya memohon doa dan dukungan dari Bapak dan Ibu sekalian, baik dukungan moril maupun politik," ucapnya di hadapan jemaah.

Halaman:

Editor: Nur Rafiqa

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini