Seorang peserta yang tak mau disebutkan namanya mengungkapkan, "Saya sudah mempersiapkan diri sejak lama, tapi tetap saja ada rasa cemas. Tes ini bukan hanya soal pengetahuan, tapi kesiapan mental."
Pada saat yang sama, tes kesehatan memastikan bahwa calon ASN mampu menjalankan tugas berat di lapangan, terutama di lingkungan Kemenkumham yang kini telah terpisah menjadi tiga kementerian. Dengan perubahan struktur ini, kebutuhan akan ASN yang kompeten menjadi semakin mendesak.
Harapan dari Kemenkumham
Seleksi ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi bagi peserta, tetapi juga menjadi cerminan komitmen pemerintah untuk merekrut ASN yang berkualitas.
"Kami berharap setiap peserta memberikan yang terbaik, dan kami pun akan memberikan proses yang seadil-adilnya," pungkas Hermansyah.
Melihat transparansi dan profesionalisme dalam pelaksanaan seleksi ini, masyarakat tentu berharap bahwa ASN yang terpilih benar-benar mampu menjalankan tugas negara dengan baik.
Pada akhirnya, perjalanan menjadi ASN bukan hanya soal melewati ujian, tetapi juga membuktikan diri layak menjadi pelayan publik yang andal.
Artikel Terkait
Upaya Tingkatkan Citra Positif, Kemenkumham Sulteng Pantau Pemberitaan di Lapas Parigi dan Rutan Poso
Perlindungan KI di Banggai, Langkah Baru Kemenkumham Sulteng Dorong UMKM Berkembang
Perkuat Citra Positif, Humas Kemenkumham Sulteng Kunjungi Lapas Ampana di Tengah Transisi
Dukung Peningkatan Layanan Hukum, Wakil Ketua MPR RI Abcandra Akbar Sambangi Kemenkumham Sulteng
Seleksi CPNS Kemenkumham Sulteng 2024, Tes Psikologi dan Kesehatan Digelar 20–23 November