• Rabu, 1 Juli 2026

Bagaimana Sel Darah Merah Bekerja untuk Menyediakan Oksigen dan Mengatasi Ketinggian?

.
Dwi Rahayu Putri, Sulawesi Today
- Minggu, 29 September 2024 | 11:25 WIB
Sel darah merah membawa oksigen ke seluruh tubuh dan beradaptasi dengan lingkungan ekstrem. Pelajari wujud dan fungsinya lebih dalam. (Dwi Rahayu Putri)
Sel darah merah membawa oksigen ke seluruh tubuh dan beradaptasi dengan lingkungan ekstrem. Pelajari wujud dan fungsinya lebih dalam. (Dwi Rahayu Putri)

Sulawesitoday - Sel darah merah itu kayak pahlawan super kecil di tubuh kita, loh. Mereka yang bertanggung jawab bawa oksigen dari paru-paru ke seluruh tubuh dan bawa karbon dioksida balik lagi buat dikeluarin. Kalau ngomongin wujud aslinya, bentuk mereka tuh unik banget. Namanya bikonkaf, yang artinya ada cekungan di kedua sisi, kayak donat tapi tanpa lubang.

Bayangin deh, bentuk ini bikin mereka lebih efisien dalam pertukaran gas, jadi oksigen bisa cepat terikat sama hemoglobin di dalam sel darah merah. Hemoglobin ini yang kasih warna merah khas di darah kita.

Baca Juga: Fenomena Supermoon: Kenapa Bulan Terlihat Lebih Besar dan Terang?

Salah satu hal yang menarik, sel darah merah itu nggak punya inti, beda banget sama sel-sel lain di tubuh kita. Jadi, mereka nggak bisa membelah atau memperbaiki diri. Mereka juga nggak punya organel seperti mitokondria yang biasa kita pelajari di sekolah. Tapi, justru karena ini, mereka bisa lebih fokus sama tugasnya buat nganter oksigen ke seluruh tubuh. Kebayang kan betapa pentingnya peran mereka?

Nah, fungsi utama mereka udah jelas ya, nganter oksigen. Tapi ada hal lain yang sering kita lupakan. Mereka juga bantu menjaga keseimbangan pH tubuh kita, penting banget untuk memastikan metabolisme berjalan lancar. Mereka bawa ion hidrogen dan karbon dioksida ke paru-paru untuk dibuang. Proses ini terjadi setiap saat kita bernapas.

Baca Juga: Fosil Paus Purba yang Ditemukan di Wadi Al Hitan Memukau Peneliti dan Traveler, Netizen: Bagaimana Bisa Ada di Tengah Gurun Pasir

Produksi Sel Darah Merah: Fakta yang Mengejutkan

Kamu tau nggak, tubuh kita bisa bikin 2-3 juta sel darah merah setiap detik di sumsum tulang belakang? Itu kayak pabrik yang nggak pernah berhenti bekerja. Hormon eritropoietin dari ginjal yang kasih sinyal ke sumsum tulang kalau jumlah oksigen dalam darah mulai berkurang. Begitu sel darah merah udah berumur sekitar 120 hari, mereka akan dihancurkan di limpa dan hati. Bagian hemoglobinnya dipecah jadi bilirubin, yang akhirnya dikeluarin lewat empedu. Proses yang keren banget kan?

Yang lebih keren lagi, tubuh kita bisa beradaptasi sama lingkungan yang beda. Misalnya, pas kita ada di dataran tinggi dengan kadar oksigen yang lebih rendah, tubuh kita otomatis produksi lebih banyak sel darah merah. Ini supaya pasokan oksigen tetap mencukupi untuk fungsi-fungsi vital kita. Jadi, tubuh kita pintar banget dalam menyesuaikan diri dengan kondisi sekitar.

Baca Juga: Perubahan Iklim Membuat Pohon Pisang Berbuah di Korea Selatan, Petani Khawatir, Netizen Malah Berkomentar Lucu

Sel Darah Merah dan Hidup Sehat

Kalau kamu mikir-mikir soal kesehatan, sel darah merah ini punya peran penting banget, loh. Kebayang nggak kalau jumlahnya nggak cukup atau nggak bisa bawa oksigen dengan efisien? Gejala seperti pusing, lelah, dan sesak napas bisa muncul. Makanya, menjaga kadar zat besi dalam tubuh penting supaya hemoglobin bisa diproduksi dengan baik dan sel darah merah bisa bekerja maksimal.

Zat besi bisa kita dapetin dari makanan seperti daging merah, kacang-kacangan, dan sayuran hijau. Jadi, kalau kamu mulai merasa sering lelah tanpa sebab, mungkin perlu cek kadar zat besimu deh!

Baca Juga: Lucu Melihat Respon Baru Pertama Kali Melihat Balita, Lantas Apakah Alpaca itu Hewan Sosial? Ini Fakta Menariknya

Halaman:

Editor: Dwi Rahayu Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Artikel Terkait

Terkini

Perahu Penjaga Dapur di Laut Lebo

Sabtu, 16 Mei 2026 | 18:05 WIB

44 Negara Tanpa Laut, Bagaimana Mereka Bertahan?

Selasa, 28 Januari 2025 | 20:35 WIB