Media pemerintah China, Economic Daily, menyebut ini kemenangan bagi pengembang dan konsumen digital. Mereka menghitung penghematan bagi konsumen bisa mencapai hampir satu miliar yuan per tahun. Harga langganan, pembelian dalam game, donasi siaran langsung—semuanya berpotensi turun.
Dan bukan hanya pengembang China yang diuntungkan. Kebijakan ini berlaku untuk semua pengembang internasional yang aplikasinya tersedia di App Store China.
Ambil contoh Duolingo. Aplikasi belajar bahasa itu menghasilkan sekitar 50 juta dolar AS per tahun dari pasar China saja. Dengan pemangkasan komisi lima persen, mereka bisa menghemat jutaan dolar. Setiap tahun. Tanpa perlu berbuat apa-apa.
Enak sekali jadi Duolingo hari ini.
Tapi tentu saja pertanyaannya bukan soal Duolingo. Pertanyaannya lebih besar dari itu.
Apakah ini tanda bahwa model bisnis Apple—yang selama ini dianggap tak tersentuh—mulai retak?
Publik kira iya.
Selama bertahun-tahun, Apple membangun tembok tinggi di sekitar App Store. Mereka memaksa semua transaksi digital melewati pintu mereka. Mereka mengambil 30 persen. Dan siapa yang tidak setuju, tidak boleh masuk.
Model ini jalan karena Apple punya kekuatan pasar yang luar biasa. Ratusan juta pengguna iPhone yang loyal. Pengguna yang tidak akan pindah hanya karena harga aplikasi naik sedikit.
Tapi sekarang regulator di mana-mana mulai menyoal. Eropa sudah memukul. China sudah memukul. Amerika sendiri sedang bergulat dengan gugatan antimonopoli terhadap Apple.
Satu per satu, tembok itu mulai retak.
Menariknya, Apple tidak melawan. Mereka diam, lalu berubah. Tanpa drama. Tanpa konferensi pers besar. Cukup dengan pernyataan resmi yang singkat, lalu langsung berlaku.
Itulah cara perusahaan besar menyerah dengan bermartabat.
Mereka tidak minta maaf. Tidak mengakui kesalahan. Hanya bergerak. Seolah keputusan itu memang sudah direncanakan sejak lama.
Tapi kita tahu. Bishop tahu. Beijing tahu.
Artikel Terkait
Seri iPhone 16 Membuat Para Penggemar Apple Antre 21 Jam di India, Apa yang Terjadi?
Geram! Apple Minta Tax Holiday 50 Tahun, DPR RI Desak Blokir iPhone dari Indonesia!
Pembatalan Proyek Kacamata AR Apple Mengundang Tanda Tanya, Sementara Meta Ray-Ban Terus Melaju
Persaingan Sengit: Apple Menghadapi Tekanan di China dengan Integrasi DeepSeek
Kalah Pacu AI, Apple Pilih Gemini demi Siri