Sekitar setengah tahun lagi, iPhone lipat pertama diperkirakan hadir. Tapi pasar tidak menunggu. Pesaing dari China bergerak cepat — dan hampir bersamaan.
Vivo bergerak. Xiaomi bergerak. Honor pun tidak tinggal diam. Honor Magic V6 baru saja diperkenalkan di Mobile World Congress Barcelona awal bulan ini.
Apple akan memasuki pasar yang sudah ramai. Dan pasar itu sudah belajar banyak hal.
Apakah Apple punya jawaban untuk bekas lipatan?
Atau justru Apple yang akan belajar dari solusi Oppo?
Ada konteks lebih besar di balik persaingan ini.
Pasar smartphone global diperkirakan menyusut 13 persen tahun ini akibat kekurangan komponen. Jumlah unit yang terjual lebih sedikit. Pendapatan terancam.
Di sinilah ponsel lipat memainkan perannya.
Analis di International Data Corporation menyebut para produsen kemungkinan akan mendorong konsumen ke segmen premium — termasuk ponsel lipat — untuk menutup kekurangan pendapatan. Jual lebih sedikit, tapi dengan harga yang jauh lebih tinggi.
Strategi yang masuk akal. Asal produknya memang layak dibeli.
Dan itu yang coba dibuktikan Oppo dengan Find N6.
Oppo Find N6 juga hadir dengan amunisi software.
Kemitraan dengan Google Cloud milik Alphabet membuat ponsel ini punya ekosistem AI yang serius. Ada aksesori Oppo AI Pen, yang memanfaatkan Gemini Pro untuk mengubah catatan tulisan tangan menjadi tabel terorganisasi.
Ada fitur AI Image yang dibangun di atas Nano Banana — bisa mengubah coretan kasar menjadi gambar yang rapi, atau menerapkan gaya seni tertentu pada sebuah foto.
Hardware yang canggih. Software yang cerdas. Layar yang datar tanpa bekas.
Artikel Terkait
4 Cara restart HP Oppo: Solusi mudah tanpa tombol
Kenapa youtube tidak bisa dibuka di HP Oppo a37, Ini solusinya
5 Trik Jitu Melacak HP OPPO Hilang Meski Tak Aktif, Jangan Keburu Ganti Baru
Selamat Tinggal Iklan! Tips Simpel Kurangi Gangguan di Oppo
Tutorial Brankas Pribadi OPPO, Cara Sembunyikan File dan Foto Tanpa Aplikasi