Cek email. Klik link verifikasi. Jangan sampai email masuk ke folder spam.
Isi formulir. Pilih kategori yang pas. Kalau belum nikah, pilih "Pusat". Kalau sudah, sesuaikan.
Sumber duit. Sebutkan dari mana asal penghasilan Anda. Dagang? Gaji? Atau kerja bebas?
Unggah. Masukkan dokumen yang sudah difoto tadi.
Minta Token. Ini kunci terakhir. Masukkan nomor token dari email ke dashboard, lalu klik "Kirim".
Setelah itu? Ya sabar. Petugas di KPP (Kantor Pelayanan Pajak) akan memverifikasi data Anda. Biasanya cuma beberapa hari. Kalau data Anda benar, email konfirmasi akan mendarat. NPWP pun di tangan.
Negara ini butuh biaya. Pembangunan butuh dana. Dan kita, sebagai warga yang punya penghasilan, punya tanggung jawab itu. Lewat NPWP, urusan administrasi jadi rapi, hidup pun jadi tenang.
Dunia sudah berubah. Pajak sudah masuk ke kantong baju Anda—lewat ponsel. Tidak perlu lagi takut pada birokrasi. Yang perlu ditakutkan adalah kalau punya penghasilan besar, tapi tidak tahu cara berterima kasih pada negara.
Begitulah.
Layanan NPWP Lumpuh, Ribuan Wajib Pajak di Kota Palu Terlantar Menunggu Solusi
Artikel Terkait
HDD Eksternal Terdeteksi tapi Tidak Terbaca? Ini 8 Cara Mengatasinya Tanpa Panik!
Jangan Dibuang! Cara Mudah Ubah Hard Drive Internal Jadi HDD Eksternal yang Serbaguna
Tutorial Kirim Aplikasi Lewat Bluetooth, Cara Cerdas Instal Apps Saat Sinyal Wi-Fi Hilang
Tutorial Brankas Pribadi OPPO, Cara Sembunyikan File dan Foto Tanpa Aplikasi
Lupa Sisa Paket? Ini 5 Cara Cek Kuota Indosat IM3 Terbaru, Cepat dan Anti Ribet