Sulawesitoday - Kabupaten Parigi Moutong bersiap menyambut momen penting dalam rangkaian Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada 2024. KPUD Parimo telah menetapkan sebuah agenda strategis dengan menggelar debat terbuka bagi pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati.
Kegiatan ini, yang merujuk pada putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 75/PHPU.BUP-XXIII/2025, akan menjadi ajang pembuktian komitmen dan kejelasan visi bagi para pemimpin masa depan.
Diselenggarakan pada Selasa, 8 April 2025 pukul 14.00 WITA, debat ini dirancang untuk memberikan ruang bagi masyarakat guna mendengar secara langsung pemaparan visi, misi, serta program kerja masing-masing pasangan calon.
Dalam upaya mengedepankan transparansi dan pendidikan politik, acara ini akan disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube resmi milik Diskominfo dan KPU Parimo.
Hal tersebut diharapkan dapat meningkatkan partisipasi publik dengan memberikan akses yang mudah bagi seluruh warga untuk mengikuti jalannya perdebatan dari mana saja.
Pada forum debat kali ini, empat pasangan calon akan bersaing dalam menyampaikan gagasan dan solusi atas permasalahan yang tengah dihadapi daerah.
Adapun daftar pasangan calon beserta nomor urut adalah sebagai berikut:
Nomor Urut 1, Badrun Ngai, SE bersama Muslih, S.Kep, NS, MM;
Nomor Urut 2, M. Nur Dg Rahmatu, SE dengan Arman Maulana, S.Pd, M.Si;
Nomor Urut 3, M. Nizar Rahmatu, S.Sos didampingi Ardi Kadir, S.Pd, MM;
Nomor Urut 4, Erwin Burase, S.Kom bersama Abdul Sahid, S.Pd.
Acara debat ini tidak hanya sekadar ajang penyampaian program, melainkan juga sebagai sarana evaluasi kualitas gagasan dan integritas kepemimpinan.
Masyarakat diharapkan dapat menilai secara objektif tiap calon melalui perbandingan langsung atas tawaran kebijakan yang disuguhkan.
KPUD Parimo menekankan pentingnya peran aktif warga dalam proses demokrasi ini, di mana setiap suara dan pilihan berkontribusi pada pengukuhan calon pemimpin yang memiliki rekam jejak kredibel.
Baca Juga: Validasi Surat Suara, KPU Parigi Moutong Beri Tanda Khusus PSU
Melalui penyelenggaraan debat terbuka ini, KPUD dan instansi terkait turut menunjukkan komitmen terhadap pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel.
Acara ini diharapkan menjadi momentum pembaruan dalam ranah politik lokal, sekaligus menjadi inspirasi bagi daerah lain untuk mengoptimalkan pemanfaatan teknologi digital dalam proses demokrasi.
Masyarakat pun diimbau untuk menyimak secara seksama setiap argumentasi dan solusi yang disampaikan, sehingga pilihan dalam PSU nanti didasari oleh pertimbangan matang dan informasi yang valid.
Artikel Terkait
Remaja 17 Tahun di Parepare Jadi Sasaran Busur Panah Misterius, Polisi Dalami CCTV
Dukung UKM Lokal, Pemprov Sulteng dan Pemda Parimo Hadirkan Stan Pameran di Lebaran Ketupat
Ricuh Uang Panai Rp 100 Juta, Jadi Pemicu Rumah Calon Pengantin Pria Diamuk Massa
Video CCTV Ungkap Aksi Necek Pelaku Ojek Online Curi Motor di Depan Polisi
Tragis, Pria Ini Meninggal Usai Terseret Tali Ikatan Sapi Sejauh 50 Meter