Sulawesitoday - Sebuah truk boks pengangkut paket tiba-tiba hilang kendali dan meluncur ke jurang sedalam sekitar 50 meter di kawasan Kebun Kopi, jalur Trans Palu–Parigi, Kabupaten Parigi Moutong, Selasa siang (29/4/2025).
Suasana mencekam tergambar dari tumpukan paket berserakan dan dua sepeda motor terlempar di dasar jurang, di mana rangka mobil ringsek tak berbentuk lagi.
Menurut dugaan awal, rem truk yang melaju dari arah Kota Palu tiba-tiba blong saat menanjak, menyebabkan kendaraan tak bisa dikendalikan dan terperosok ke jurang.
“Suara gesekan besi terhadap tebing terdengar sebelum truk hilang pandangan kami,” kata seorang warga yang enggan disebut nama, menggambarkan detik-detik menegangkan.
Di lokasi, petugas Babinkamtibmas TNI menjadi satu-satunya penjaga yang mengatur arus agar tidak semakin macet.
Meski hanya seorang, ia sigap memutarbalikkan kendaraan agar tidak menumpuk di tepi jurang.
Kerumunan warga dan pengendara motor tak kuasa menahan rasa penasaran, banyak yang turun dari kendaraan untuk menyaksikan evakuasi paket sekaligus menyoroti kondisi truk yang ringsek.
Sopir truk berhasil selamat dan langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat. Namun hingga kini identitasnya masih misterius—pihak keluarga maupun dokumen resmi belum muncul di kepolisian setempat.
Warga baru menyadari kecelakaan itu setelah video detik-detik truk terjun menyebar di media sosial sekitar pukul 11.00 WITA, padahal peristiwa diduga terjadi Senin malam kemarin, menurut keterangan Babinkamtibmas.
Penanganan paket kiriman yang tercecer menjadi fokus sementara tim evakuasi. Beberapa paket rusak parah, sebagian lagi tercecer di sela bebatuan.
Babinkamtibmas menyebut pemilik paket diminta menghubungi kantor ekspedisi untuk prosedur klaim dan verifikasi. Sementara dua motor yang ikut terlempar ke dasar jurang diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Hingga laporan ini disusun, kepolisian belum mengeluarkan pernyataan resmi soal kronologi maupun penyebab pasti kecelakaan.
Masyarakat diimbau berhati-hati saat melewati jalur trans Sulawesi, terutama pada ruas menanjak dan menikung, serta memastikan rem dalam kondisi prima sebelum perjalanan malam.
Artikel Terkait
Polres Sigi dan Forkopimda Turun Gunung, Tambang Ilegal di Lindu Disapu Bersih
Cairkan JHT, Petugas BPJS Ketenagakerjaan Rela Jemput Bola ke Torue Parigi Moutong
Antusias Warga Taopa Parigi Moutong, Hibah Lahan untuk Puskesmas Rawat Inap
Kantor LPM Talise Disegel, Warga Talise Murka Usai Lahan Garapan Dilego Diam-Diam
ASN di Tojo Una Una Ditangkap Tim Resmob Usai Dilaporkan Lakukan Tindakan Asusila kepada Remaja di Rumah Dinas