Sulawesitoday - Presiden ke-7 JokowiJoko Widodo (Jokowi) akhirnya buka suara. Suaranya lantang menepis riak-riak desakan pemakzulan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Dari Solo, Jumat (6/6/2025), ia menegaskan bahwa sistem pemilihan presiden dan wakil presiden di Indonesia adalah satu kesatuan, tak terpisahkan.
Sebuah pernyataan yang seolah memadamkan bara, sekaligus menyingkap tabir di balik hiruk-pikuk politik Tanah Air.
Pernyataan Jokowi itu tak pelak menjadi sorotan. Pasalnya, gemuruh desakan pemakzulan Gibran bukan datang dari sembarang pihak.
Forum Purnawirawan Prajurit TNI telah menyurati parlemen, bahkan meminta audiensi. Mereka punya alasan kuat: proses pencalonan Gibran dalam Pilpres 2024 dinilai sarat kontroversi, seperti awan mendung yang menutupi langit konstitusi. Mereka merasa perlu dikaji ulang.
Namun, di hadapan awak media, Jokowi dengan tenang menjelaskan duduk perkaranya.
“Pemilihan Presiden itu satu paket, bukan sendiri-sendiri,” ujarnya, seolah memberi pelajaran singkat tentang tata negara.
Ia bahkan memberi perbandingan dengan Filipina, yang punya cara berbeda: pemilihan presiden dan wakil presidennya berjalan sendiri-sendiri. Di Indonesia, kata dia, ibarat satu koin dengan dua sisi, tak bisa dipisahkan.
Mantan Gubernur DKI Jakarta ini tak menampik adanya dinamika seperti ini. Ia melihatnya sebagai bagian dari denyut nadi demokrasi.
Sebuah gelombang yang datang dan pergi. Tetapi, ia menekankan bahwa Indonesia adalah kapal besar yang berlayar dengan sistem ketatanegaraan yang jelas.
“Negara ini kan negara besar yang memiliki sistem ketatanegaraan. Ya, diikuti saja proses sistem ketatanegaraan itu,” tegasnya.
Jokowi, yang juga pernah menjabat Wali Kota Solo, lantas membeberkan rambu-rambu pemakzulan. Ini bukan perkara main-main.
Pemakzulan terhadap presiden atau wakil presiden, kata dia, baru bisa dilakukan jika ada pelanggaran berat.
Seperti korupsi, perbuatan tercela, atau pelanggaran konstitusi yang tak bisa dimaafkan. Sebuah pintu yang terkunci rapat, kecuali ada kunci yang sangat spesifik.
Artikel Terkait
Menteri Bahlil Diteriaki Penipu di Sorong, Kabur Lewat Belakang Bandara Hindari Pendemo
Kakanwil Ditjenpas Sulteng Sulap Lapas Kolonodale, 13 Program Pembinaan Jadi Sorotan
Banjir Bandang Terjang Maleali Parigi Moutong, 284 Warga Merasakan Dampak
Mencekam, Calon Presiden Kolombia Ambruk Usai Kena Timah Panas OTK Saat Kampanye
Heboh Paru-paru Sapi Kurban Bertulis Nama Pengurban, Terekam Nyata