• Selasa, 21 Juli 2026

Ini Inovasi Bisnis Produk Olahan Durian di Sulawesi Tengah Menggoda Pasar Lokal dan Global

.
Amirullah, Sulawesi Today
- Senin, 23 Juni 2025 | 14:51 WIB
Mengungkap potensi bisnis turunan durian Sulawesi Tengah, dari kuliner modern hingga produk inovatif. Peluang emas untuk IKN dan pasar global.
Mengungkap potensi bisnis turunan durian Sulawesi Tengah, dari kuliner modern hingga produk inovatif. Peluang emas untuk IKN dan pasar global.

Sulawesitoday - Membongkar rahasia di balik tumpukan kulit dan biji durian yang sering terbuang, Sulawesi Tengah ternyata menyimpan potensi "emas hijau" tak terduga.

Bukan sekadar buah musiman, durian lokal di Parigi Moutong, Sigi, dan Donggala kini siap bertransformasi menjadi denyut nadi ekonomi baru, menembus pasar nasional bahkan Ibu Kota Nusantara (IKN). Di tangan yang tepat, si "raja buah" ini bukan lagi cuma pengisi perut saat panen raya, melainkan mesin pencetak miliaran ruapiah.

Selama ini, Sulawesi Tengah dikenal sebagai salah satu sentra durian terkemuka di Indonesia. Varietas seperti Durian Kholil, Durian Sidondo, dan Durian Palu sudah jadi primadona, menawarkan cita rasa otentik yang memikat.

Saat musim panen tiba, hamparan durian melimpah ruah, menciptakan pemandangan yang memanjakan mata dan hidung. Namun, di balik kemeriahan itu, tersembunyi sebuah tantangan: Bagaimana mengelola pasokan yang melimpah dan musiman ini agar tak berakhir sia-sia? Jawabannya ada pada olahan dan inovasi.

Potensi bisnis turunan produk durian yang menjanjikan di Sulawesi Tengah ini tak main-main. Seiring geliat pariwisata yang makin kencang, wisatawan domestik maupun mancanegara mulai mencari buah tangan unik dan otentik.

Bayangkan saja, produk olahan "dibuat dari Durian Kholil asli Sigi" punya cerita tersendiri yang mahal harganya. Belum lagi, kedekatan geografis dengan IKN di Kalimantan Timur membuka pasar raksasa yang belum tergarap sepenuhnya.

Di era digital ini, promosi lewat Instagram atau TikTok pun bukan lagi sekadar pajangan, melainkan etalase global yang menjangkau seluruh penjuru Indonesia.

Dari dapur rumahan hingga pabrik pengolahan, peluang bisnis turunan produk durian ini benar-benar beragam. Untuk oleh-oleh modern, ada Lempok Durian Premium dengan kemasan elegan, jauh dari kesan tradisional.

Ada pula Es Krim & Gelato Durian Artisan yang siap memanjakan lidah generasi muda di kafe-kafe Palu, atau Pancake & Kue Durian Kekinian yang "Instagrammable" dan laris manis lewat layanan pesan-antar.

Bahkan, selai durian dan pasta durian kini bisa jadi pemasok utama untuk industri roti dan kue. Ini membuktikan bahwa durian bukan cuma untuk dimakan langsung, tapi bisa disulap jadi rupa-rupa hidangan.

Tak cuma soal makanan, durian juga bisa menawarkan pengalaman. Bayangkan sebuah Kafe Spesialis Durian yang jadi magnet pecinta buah ini, atau wisata agro edukasi "Makan Durian Langsung di Kebun" yang mengajak turis memetik dan menikmati durian langsung dari pohonnya. Konsep-konsep ini tak cuma menjual produk, tapi juga cerita dan kenangan yang tak terlupakan.

Baca Juga: Delapan Karya SMPN 1 Palu Disematkan Hak Cipta oleh Kemenkum Sulteng

Lebih jauh lagi, untuk mengatasi kendala musiman, Rumah Produksi Daging Durian Beku (Frozen Durian Pulp) menjadi tulang punggung yang vital. Ini memungkinkan pasokan durian tersedia sepanjang tahun, menjadi bahan baku bagi produsen es krim atau pancake.

Bahkan limbah durian pun bisa diubah menjadi uang. Biji durian bisa jadi Keripik Biji Durian yang gurih atau tepung, sementara kulitnya bisa jadi Briket Arang ramah lingkungan. Ini adalah wujud nyata dari konsep ekonomi sirkular yang mengubah sampah menjadi berkah.

Halaman:

Editor: Amirullah

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini