• Kamis, 4 Juni 2026

Bupati Parimo Minta Pengawasan Ketat Penyaluran Bantuan Pangan, Ada Apa Gerangan?

.
Amirullah, Sulawesi Today
- Selasa, 22 Juli 2025 | 18:51 WIB
Bupati Parimo minta pengawasan ketat penyaluran bantuan pangan beras 2025. Cegah salah sasaran, pastikan akurasi data. Hadirnya negara saat harga melambung. (Foto: Galih)
Bupati Parimo minta pengawasan ketat penyaluran bantuan pangan beras 2025. Cegah salah sasaran, pastikan akurasi data. Hadirnya negara saat harga melambung. (Foto: Galih)

Sulawesitoday - Di tengah riuhnya harga kebutuhan pokok yang kian melambung, seperti apakah komitmen pemerintah daerah dalam memastikan bantuan tepat sasaran? Jawabannya terkuak saat Bupati Parigi Moutong (Parimo), Erwin Burase, melepas penyaluran bantuan cadangan pangan beras untuk alokasi Juni hingga Juli 2025. Sebuah langkah taktis demi meredam gejolak di dapur-dapur warga enam kecamatan yang menjadi penerima.

Senin (22/7/2025) menjadi penanda dimulainya distribusi beras yang amat dinanti. Bupati Erwin tak sungkan mengapresiasi Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah yang telah bahu-membahu dengan pemerintah kabupaten untuk menghadirkan uluran tangan.

"Bantuan ini sangat berarti bagi warga, khususnya di tengah naiknya harga beras," tutur Burase, suaranya sarat penekanan. Ia menegaskan, ini bukan sekadar urusan mengirim logistik, melainkan wujud nyata kehadiran negara yang menjawab kebutuhan mendesak masyarakat.

Tak cukup sampai di situ, instruksi tegas pun meluncur dari bibir Bupati. Seluruh perangkat daerah hingga ke tingkat desa, diminta memastikan setiap karung beras sampai ke tangan yang tepat, pada waktu yang tepat.

Bukan sebatas itu, sebuah harapan besar disematkan: agar data penerima benar-benar akurat, tak ada embel-embel kekeluargaan atau kepentingan yang menyimpang.

Pemerintah tak bisa berjalan sendirian. Oleh karenanya, Erwin Burase secara khusus meminta Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), bersama-sama TNI, Polri, dan seluruh elemen terkait, untuk mengawal ketat distribusi bantuan. Ibarat mata elang yang mengintai, pengawasan ini krusial agar bantuan tak salah alamat, memastikan setiap butir beras terkirim sesuai haknya.

Menurut Plt Kepala Dinas Ketahanan Pangan Parimo, Moh. Alfianto Hamzah, bantuan cadangan pangan dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah yang diterima Parimo mencapai 28.373 kilogram beras, diperuntukkan bagi 7.566 jiwa di enam kecamatan, termasuk Mepanga, Ongka Malino, dan Moutong. Angka ini seolah menjadi fondasi awal.

Namun, cakupan bantuan rupanya lebih luas. Lewat penugasan Badan Pangan Nasional (Bapanas) kepada Perum Bulog, sebanyak 41.249 Penerima Bantuan Pangan (PBP) di 23 kecamatan, 278 desa, dan 5 kelurahan turut merasakan manfaatnya. Masing-masing PBP menerima 10 kilogram beras, dengan total kuantum yang mengesankan: 824.948 kilogram.

"Dengan bantuan ini, kami berharap dapat meredam inflasi dan meringankan beban masyarakat berpenghasilan rendah, khususnya akibat kenaikan harga beras," pungkas Alfianto, memberikan gambaran jelas akan misi mulia bantuan ini. Sebuah ikhtiar bersama, agar harga tak lagi mencekik, dan senyum kembali merekah di wajah warga.

Baca Juga: Horor di Kupang, Keracunan Massal Siswa SMP Usai Santap MBG - Ambulans Tak Henti Angkut Anak-anak ke IGD

Editor: Amirullah

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini