• Kamis, 4 Juni 2026

Monev KIP 2025, Pemprov Sulteng Kunci Tata Kelola Pemerintahan Terbuka dan Akuntabel

.
Nur Rafiqa, Sulawesi Today
- Sabtu, 23 Agustus 2025 | 09:41 WIB
Monev KIP
Monev KIP

Sulawesitoday - Transparansi bukan lagi sekadar slogan. Ia adalah ruh tata kelola pemerintahan yang baik. Di jantung Kota Palu, komitmen itu kembali ditegaskan. Tepat Kamis (21/8/2025), Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Pemprov Sulteng) mengukuhkan langkahnya. Melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Diskominfosantik), mereka meluncurkan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Keterbukaan Informasi Publik (KIP). Acara sakral ini digelar di Ruang Polibu, Kantor Gubernur Sulteng.

Kehadiran para Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) dari seluruh perangkat daerah jadi bukti komitmen tersebut. Sekretaris Daerah Provinsi Sulteng, Novalina, mewakili Gubernur, membuka acara secara resmi. Ia bicara tegas. Keterbukaan informasi bukan ancaman, melainkan peluang besar. "Peluang membangun pemerintahan bersih," ujarnya. Pemerintahan yang efisien. Pemerintah yang berpihak pada rakyat. PPID, kata Novalina, adalah wajah keterbukaan pemerintah. Mereka butuh dukungan penuh. Agar tugasnya bisa dijalankan maksimal.

  • Peran KIP dalam Wujudkan "Sulteng Berani"

Novalina tidak berhenti di situ. Ia menarik benang merah yang lebih luas. Keterbukaan informasi adalah senjata strategis. Senjata mendukung 9 program unggulan "BERANI" Pemprov Sulteng. Mulai dari "Berani Cerdas" hingga "Berani Berintegritas". Novalina menekankan, keterbukaan adalah komitmen bersama. Ini bukan cuma kewajiban hukum. Lebih dari itu, wujud tanggung jawab moral pada masyarakat.

Pemerintah yang kuat, menurutnya, adalah yang terbuka. Pemerintahan yang dipercaya, mau diawasi. Dan pemerintah yang dicintai rakyat, melayani sepenuh hati. "Keterbukaan adalah harga mati," pungkas Novalina.

  • Target 2026: Sulawesi Tengah Informatif

Plt. Kepala Dinas Kominfosantik Sulteng, Wahyu Agus Pratama, hadir memberikan laporannya. Ia memaparkan tujuan Monev KIP tahun 2025 ini. Monev ini bukan sekadar menilai capaian. Lebih dalam, ini momentum sinergi antar-OPD. Tujuannya, membangun budaya transparansi dan pelayanan yang lebih baik. Wahyu mengatakan, semua demi satu target. Terwujudnya "Sulteng Informatif 2026". Sebuah ambisi besar. Sebuah harapan nyata.

Transisi ini mengalir begitu saja. Dari seremonial hingga substansi. Dari pidato petinggi hingga target di masa depan. Semuanya terangkum dalam satu narasi. Narasi yang mengajak kita merenungi pentingnya sebuah informasi. Informasi yang membuka mata dan menumbuhkan kepercayaan.

Mari kita jaga rahasia kecil ini. Rahasia yang sebenarnya tak perlu ditutupi. Bahwa sebuah pemerintahan yang kuat, dimulai dari keterbukaan.

Baca Juga: Buntut Pengeroyokan Wartawan di PT GRS, Aksi Demonstrasi Tuntut Kapolda Banten Minta Maaf dan Reformasi Polri

Editor: Nur Rafiqa

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini