• Kamis, 4 Juni 2026

Berikut Daftar Staf Ahli yang Membantu Menteri Agama 2025

.
Dwi Rahayu Putri, Sulawesi Today
- Senin, 15 September 2025 | 20:22 WIB
Menag Professor Nasaruddin Umar lantik 10 ahli strategis untuk perkuat moderasi beragama dan reformasi birokrasi Kemenag 2025
Menag Professor Nasaruddin Umar lantik 10 ahli strategis untuk perkuat moderasi beragama dan reformasi birokrasi Kemenag 2025

Sulawesitoday - Gelombang transformasi melanda Kementerian Agama. Senin, 6 Januari 2025, menjadi hari bersejarah. Professor Nasaruddin Umar resmi melantik sepuluh tokoh kunci.

Lima staf khusus. Lima tenaga ahli. Semua dipilih untuk misi strategis.

Acara berlangsung khidmat di kantor pusat Kemenag. Wakil Menteri Agama Romo H.R. Muhammad Syafi'i turut menyaksikan. Momentum ini menandai era baru kebijakan keagamaan Indonesia.

  • Barisan Ahli Pilihan Menteri

Staf Khusus yang Dilantik: 

Dr. Farid F. Saenong memimpin divisi pendidikan dan moderasi beragama. Gelar Ph.D-nya menjadi modal utama. Pengalaman organisasi kemasyarakatan memperkuat posisinya.

Dr. Ismail Cawidu menangani kebijakan publik. Bidang media dan hubungan masyarakat jadi fokusnya. Pengembangan SDM turut menjadi tanggungjawabnya.

Gugun Gumilar, M.A., Ph.D. mengurus kerukunan umat. Pengawasan dan kerjasama luar negeri masuk portofolionya. Latar belakang internasionalnya sangat relevan.

Nona Gayatri Nasution membawa misi reformasi birokrasi. Pendidikan dan tata kelola kelembagaan jadi andalannya. Gelar S.Si menunjukkan pendekatan saintifik.

Dr. Sutomo, S.P., M.Si. fokus hubungan kelembagaan. Pengalaman lintas sektor memperkuat kapasitasnya.

Tenaga Ahli Strategis:

Prof. Dr. Andi Salman Maggalatung memimpin bidang hukum. HAM dan kerukunan umat jadi spesialisasinya. Dosen Fakultas Syariah UIN Syahid, kredibilitasnya tak terbantahkan.

Jojon Novandri mengusung pendidikan agama. Keahlian keagamaan menjadi kekuatan utamanya. Pengalaman praktis sangat mendukung.

Junisab Akbar mengawal pengawasan ASN. Pengendalian aparatur sipil negara jadi fokus utamanya. Sistem kontrol internal diperkuat.

Mhd. Ainul Yakin mengurus hubungan antar lembaga. Koordinasi lintas instansi menjadi tugasnya. Sinergi program jadi prioritas.

Halaman:

Editor: Dwi Rahayu Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini