Benar juga.
Di Colosseum kemarin, lampu-lampu klub mungkin tetap sama. Tapi suasananya beda. Ada refleksi spiritual di sana. Setidaknya untuk satu malam, ruang hiburan itu berubah jadi ruang sujud.
Dakwah itu memang harusnya merangkul, bukan memukul. Mendatangi, bukan sekadar menanti.
Gus Miftah sudah membuktikannya lagi. Ia kembali ke jalurnya yang asli. Jalur "kaum marjinal".
Prabowo Lantik Raffi Ahmad, Gus Miftah, dan 25 Lainnya: Siap Atasi Tantangan Nasional!
Artikel Terkait
iPhone Panas Seperti Setrika? Ini 7 Penyebab dan Cara Mengatasinya dengan Mudah
10 Cara Mengatasi HP Tidak Bisa Dicas Saat Hidup fan Ciri Kerusakan IC Power
Keyboard Ngadat Saat Deadline? Coba Jurus Sederhana Ini Sebelum Lari ke Tukang Servis!
Jangan Sampai Bisnis Melayang Gara-Gara Email Alay, Saatnya Pakai Alamat Profesional
Jadwal dan Lokasi Tukar Uang Baru BI 2026, Jangan Sampai Kehabisan Kuota!