Sulawesitoday - Sapi raksasa bernama Kentung seberat 922 kilogram milik Presiden Republik Indonesia menarik perhatian ratusan warga di Masjid Raya Baitul Khairaat Palu.
Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid menyerahkan langsung sapi jumbo ini bersama total 127 hewan kurban lain pada Rabu dua puluh tujuh Mei 2026.
"Alhamdulillah semangat berbagi masyarakat Sulawesi Tengah pada Idul Adha tahun ini sangat luar biasa," ujar Anwar Hafid saat memberikan sambutan.
Ratusan hewan kurban ini merupakan sumbangan gotong royong dari pemerintah provinsi bersama para pelaku usaha lokal.
Dinas Perkebunan dan Peternakan daerah bergerak cepat menyisir wilayah miskin untuk menyalurkan seluruh bantuan daging ke tangan yang tepat.
Panitia kurban di Masjid Raya Baitul Khairaat sendiri mengonfirmasi telah memegang sepuluh ekor sapi dan enam ekor kambing.
Ribuan warga kurang mampu dan anak yatim di berbagai panti asuhan dipastikan mendapat bagian jatah daging.
"Kami sudah menyiapkan sekitar seribu delapan ratus lima puluh kupon pembagian daging kurban," kata panitia masjid di lokasi acara.
Anwar Hafid yang datang bersama keluarga besarnya juga ikut menyumbang satu ekor sapi personal sebagai bentuk rasa syukur.
Baca Juga: Detik-detik Sapi Kurban Tabrak Kaca dan Obrak-abrik Salon di Turki Jelang Idul Adha
Masyarakat Palu menyambut gembira momen penuh kebersamaan ini karena pasokan daging melimpah merata ke perkampungan.
Gubernur berharap momentum hari raya ini bisa mempererat tali persaudaraan sekaligus menjadi berkah bagi pertumbuhan ekonomi daerah.
"Mudah-mudahan Sulawesi Tengah semakin maju, aman, sejahtera, dan penuh keberkahan," ucap Anwar Hafid sembari menutup prosesi penyerahan.
Artikel Terkait
Gagal Nikah di Malam Takbiran Imbas Sapi Kurban Ngamuk di Banyumas
Netizen Menangis Lihat Video Kambing Kurban Peluk Sang Pemilik
Intip Pesona Salat Id Berlatar Gunung Sindoro di Lapangan Garung Wonosobo yang Viral
Detik-detik Sapi Kurban Tabrak Kaca dan Obrak-abrik Salon di Turki Jelang Idul Adha
Viral Taksi Green SM Diduga Buang Badan, Korban Kecewa Manajemen Minta Sopir Tanggung Kerusakan Sendiri