Sulawesitoday - Pada momen bersejarah yang seharusnya dipenuhi kebanggaan, seorang anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) di Kota Ternate justru harus menghadapi cobaan berat.
Sindi, salah satu Paskibraka putri yang bertugas mengibarkan bendera pada upacara HUT ke-79 Republik Indonesia, tetap menjalankan tugasnya meski baru saja kehilangan sang ayah.
Ayah Sindi wafat pada saat yang hampir bersamaan dengan pelaksanaan upacara pengukuhan Paskibraka di Kota Ternate, yang berlangsung pada 16 Agustus 2024. Sindi menerima kabar duka tersebut segera setelah acara pengukuhan selesai.
Dengan mengenakan seragam Paskibraka yang masih lengkap, Sindi bergegas ke rumah sakit. Di sana, ia tak kuasa menahan tangis saat melihat ayahnya yang telah berpulang.
Meskipun dilanda kesedihan mendalam, Sindi memutuskan untuk tetap melanjutkan tugasnya sebagai pengibar bendera pada upacara yang dilaksanakan pada 17 Agustus 2024.
Kehadirannya bersama rekan-rekannya di lapangan tetap teguh, meski sang ayah tidak lagi dapat menyaksikan putrinya menjalankan tugas mulia ini.
Dukungan dan simpati dari berbagai kalangan membanjiri Sindi, terutama melalui media sosial. Salah satu netizen dengan akun @rosiyaaa___ mengungkapkan harapannya kepada pemerintah untuk menjaga negeri ini dengan baik. "Lihat dia tetap mencintai negeri dan tugasnya saat cinta pertamanya pergi selamanya," tulisnya.
Di sisi lain, akun @viaa.irawan mengungkapkan kekagumannya atas ketegaran Sindi. "Ya Allah tegar banget. Kalau aku, kayaknya udah nggak kuat. Bahkan ngebayanginnya aja nggak mampu, apalagi ada di posisi itu," ujarnya.
Upacara peringatan HUT ke-79 Republik Indonesia di Kota Ternate berjalan dengan khidmat dan lancar, dengan Sindi berhasil mengibarkan bendera merah putih meski dalam kondisi berduka. Warga Kota Ternate yang menyaksikan momen tersebut memberikan apresiasi tinggi atas ketegaran dan dedikasi Sindi terhadap tugas negara.
Peristiwa dari video yang viral ini menjadi cerminan nyata tentang pengabdian tanpa pamrih dan rasa cinta tanah air yang luar biasa, meskipun harus mengorbankan perasaan pribadi.
Kisah Sindi yang viral di medsos diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya untuk selalu menjunjung tinggi tugas dan tanggung jawab, apapun situasinya.
Artikel Terkait
2379 Napi di 12 Lapas Sulteng Dapat Remisi HUT RI 2024
Pengibaran Bendera Merah Putih Raksasa Gunung Biru Poso Satgas Madago Raya Eks Napiter Bersatu Rayakan HUT RI
Baju Adat Jokowi 17 Agustus: Dari Aceh hingga NTT, Penampilan Nyentrik Sang Presiden di HUT RI
Baju Adat Ujung Betawi Jokowi di HUT RI: Menghargai Warisan Budaya Sebelum Jakarta Lepas Status Ibu Kota