• Senin, 20 Juli 2026

Jalan Cik Ditiro Mamuju Banjir Parah, Drainase Buruk Jadi Penyebab Utama

.
Dwi Rahayu Putri, Sulawesi Today
- Kamis, 22 Agustus 2024 | 15:44 WIB
Banjir parah terjadi di Jalan Cik Ditiro Mamuju, Sulawesi Barat, akibat hujan deras dan drainase buruk, menghambat pengendara. (Dwi Rahayu Putri)
Banjir parah terjadi di Jalan Cik Ditiro Mamuju, Sulawesi Barat, akibat hujan deras dan drainase buruk, menghambat pengendara. (Dwi Rahayu Putri)

Sulawesitoday - Genangan air kembali melanda Jalan Cik Ditiro, Mamuju, Sulawesi Barat, setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut pada Kamis, 22 Agustus 2024.

Banjir setinggi lutut orang dewasa menutupi jalan sepanjang 50 meter, menyebabkan pengendara roda dua dan roda empat harus berhati-hati saat melintas.

Kondisi ini dipicu oleh buruknya drainase di sepanjang Jalan Cik Ditiro yang tersumbat, sehingga air tidak dapat mengalir dengan baik dan meluap ke badan jalan.

Genangan ini juga terjadi di depan toko pusat oleh-oleh Mamuju hingga gedung lapangan futsal, memaksa beberapa pengendara memilih jalan alternatif untuk menghindari mesin kendaraan yang tergenang air.

Menurut warga setempat, Irfandi, banjir di kawasan tersebut bukanlah hal baru. Jalan Cik Ditiro telah menjadi langganan banjir setiap kali hujan deras turun. Drainase yang kurang mendapat perhatian menjadi penyebab utama masalah ini.

Baca Juga: Viral Banjir Besar Desa Bambu Mamuju, Rumah Terendam Hingga Dada Orang Dewasa

Irfandi menyatakan bahwa drainase di setiap sisi jalan harus menjadi perhatian serius pemerintah Kabupaten Mamuju untuk menghindari banjir yang terus berulang.

Masalah genangan air tidak hanya terjadi di Jalan Cik Ditiro. Irfandi juga menyebutkan bahwa sejumlah ruas jalan lain di Kota Mamuju, seperti Jalan Pengayoman dan wilayah Pasar Baru Mamuju, sering kali tergenang air saat hujan deras.

Ia berharap pemerintah segera melakukan perbaikan drainase untuk mengatasi masalah ini secara menyeluruh.

Selain mengganggu aktivitas pengendara, banjir juga berdampak pada pemukiman warga. Di Dusun Baobatu, Desa Bambu, banjir yang terjadi akibat hujan deras menyebabkan sungai setempat meluap dan menggenangi rumah-rumah warga hingga setinggi dada orang dewasa.

Warga setempat, Hasra, menyatakan bahwa banjir ini memicu kepanikan di kalangan warga, dengan beberapa orang harus dievakuasi ke tempat yang lebih aman.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada bantuan yang datang dari pemerintah daerah atau Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Warga sangat berharap bantuan segera tiba untuk membantu evakuasi dan penanganan di lokasi banjir.

Editor: Dwi Rahayu Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini