• Kamis, 4 Juni 2026

Aset Ono Surono yang Tenar Karena Sebut Mulyono dan Geng, Biang Kerok Dicoretnya Anies Baswedan dari Bursa Pilgub Jabar 2024

.
Dwi Rahayu Putri, Sulawesi Today
- Jumat, 30 Agustus 2024 | 18:16 WIB
Ono Surono mengungkapkan peran 'Mulyono dan Geng' dalam batalnya Anies Baswedan di Pilgub Jabar, sementara kekayaannya mencapai hampir Rp4 miliar. #OnoSurono #PilgubJabar #KekayaanPolitik #AniesBaswed (Dwi Rahayu Putri)
Ono Surono mengungkapkan peran 'Mulyono dan Geng' dalam batalnya Anies Baswedan di Pilgub Jabar, sementara kekayaannya mencapai hampir Rp4 miliar. #OnoSurono #PilgubJabar #KekayaanPolitik #AniesBaswed (Dwi Rahayu Putri)

Sulawesitoday - Nama Ono Surono, Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat, mencuat setelah menyebutkan 'Mulyono dan Geng' sebagai penyebab dicoretnya Anies Baswedan dari bursa Pilgub Jabar 2024. Tercatat, aset kekayaan miliknya mencapai hampir Rp4 miliar, yang tersebar di berbagai wilayah Jawa Barat.

Ono Surono, lahir pada 24 Agustus 1974, memiliki kekayaan yang signifikan berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN). Aset terbesar berupa tanah dan bangunan yang bernilai Rp2,35 miliar, tersebar di Kabupaten/Kota Indramayu dan Karanganyar. Ia juga memiliki berbagai alat transportasi dan mesin yang jumlahnya mencapai 10 unit, dengan total nilai sekitar Rp1,34 miliar.

Selain itu, Ono juga memiliki harta bergerak sebesar Rp137 juta, kas dan setara kas senilai Rp406 juta, serta harta lainnya yang tercatat sebesar Rp50,25 juta. Namun, ia juga memiliki utang sebesar Rp330 juta. Aset tersebut menambah sorotan publik terhadap Ono, terutama setelah pernyataannya terkait 'Mulyono dan Geng' yang ia anggap sebagai biang kerok batalnya pencalonan Anies Baswedan.

Baca Juga: Anies Masih Bisa Maju Pilgub Jakarta 2024 Asal Diusung PDIP Setelah Putusan MK Tentang Aturan Pencalonan

Pada 29 Agustus 2024, Anies Baswedan dan Ono Surono awalnya sempat masuk dalam bursa bakal calon Pilgub Jabar. Namun, hanya dalam hitungan jam, nama Anies menghilang dari daftar. Spekulasi yang beredar menyebutkan bahwa Anies mengundurkan diri, sementara Ono juga memilih untuk tidak maju lagi. Hal ini memunculkan spekulasi adanya intervensi dari pihak tertentu yang menyebabkan pencoretan pasangan ini.

Dalam wawancara yang dilakukan pada hari yang sama, Ono Surono mengungkapkan bahwa PDIP memang berencana mencalonkan Anies untuk maju di Pilgub Jabar berpasangan dengannya. Namun, ia menyebutkan adanya "tangan-tangan kuat" yang membuat situasi menjadi kacau. Ketika ditanya siapa yang dimaksud dengan "tangan-tangan kuat" tersebut, Ono hanya menjawab singkat, "Mulyono dan Geng."

Nama 'Mulyono' sendiri beberapa kali menjadi trending topik di media sosial X, dan di kalangan netizen, nama ini kerap dikaitkan dengan Presiden Jokowi. Namun, Ono tidak memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai siapa sebenarnya 'Mulyono' yang dimaksud. Hingga kini, misteri ini masih belum terungkap.

Baca Juga: BBM Pertalite Tidak Lagi Dijual di SPBU Kawasan Orang Kaya Viral, Pertamina Terapkan Pembatasan di Area Non-Industri

Dengan kekayaan yang dimiliki dan keterlibatannya dalam politik, Ono Surono menjadi salah satu tokoh yang mendapat perhatian publik. Meski demikian, ia tetap memilih untuk tidak melanjutkan pencalonannya di Pilgub Jabar, dengan alasan yang masih menjadi perdebatan di kalangan publik.

Editor: Dwi Rahayu Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini