• Kamis, 4 Juni 2026

Teror Buaya di Danau Likitopi, Petani Meregang Nyawa Diterkam di Depan Mata Istrinya

.
Amirullah, Sulawesi Today
- Kamis, 21 November 2024 | 19:23 WIB
Tragedi di Taliabu: Petani tewas diterkam buaya di depan istrinya saat mencari teripang di danau. Upaya penyelamatan gagal, korban ditemukan tak utuh. (Amirulah)
Tragedi di Taliabu: Petani tewas diterkam buaya di depan istrinya saat mencari teripang di danau. Upaya penyelamatan gagal, korban ditemukan tak utuh. (Amirulah)

Sulawesitoday - Malam itu, di bawah langit gelap Desa Kawalo, Pulau Taliabu, Maluku Utara, Masno (35) hanya berniat mencari teripang. Tak ada yang mengira, rutinitas sederhana ini berujung tragedi.

Istrinya, Lina, yang duduk di atas perahu, menjadi saksi bisu peristiwa mengerikan itu. Ketika buaya muncul tiba-tiba dari air dan menerkam suaminya, Lina hanya bisa berteriak memohon pertolongan.

Baca Juga: 17 Tahun dan Tulang Punggung Keluarga, Ifa Asal Bulukumba Melesat di KDI 2024

"Korban sempat melawan, mencoba melepaskan diri dari gigitan buaya, tapi usahanya sia-sia," ujar Kapolres Pulau Taliabu, AKBP Totok Handoyo. Sang predator tak hanya mengunci tubuh Masno, tetapi juga menariknya ke dasar danau. Senter yang ia pegang terlepas, tenggelam bersama harapan menyelamatkan nyawanya.

Hanya berjarak sekitar 10 meter dari daratan, lokasi tragedi itu seolah dekat, namun jauh dari jangkauan bantuan. Ada tiga perahu lain di sekitar situ, tetapi gelap dan kecepatan buaya membuat segalanya terasa tak berdaya.

Baca Juga: Dari Kuli Penebang Bambu hingga Rumah Impian: Perjuangan Pak Arifin Disorot di Uang Kaget Lagi

Wawan Soamole, seorang saksi, mengaku mendengar teriakan Lina. Ia segera menghubungi warga Desa Kawalo dan Desa Woyo untuk mengorganisasi pencarian.

Pencarian berlangsung sepanjang malam. Tubuh Masno bersama buaya yang menerkamnya baru terlihat sekitar pukul 04.47 WIT, hampir delapan jam setelah insiden.

Baca Juga: Hoax Pergantian Wakapolda untuk Paslon 01 Beramal Dibantah Polda Sulteng, Ini Faktanya

"Buaya itu muncul di permukaan dengan tubuh korban melintang di atasnya," kata Totok.

Brigpol Ridwan Buamona dari Bhabinkamtibmas Desa Kawalo bertindak cepat. Ia menembak buaya itu, namun makhluk tersebut menyelam kembali, membawa tubuh Masno bersamanya.

Baca Juga: Awas Penipuan Mengatasnamakan Wakapolda Sulteng, Nomor 085939879542 Minta Uang

Tembakan kedua, tepat mengenai kepala buaya, membuatnya akhirnya melepaskan korban. Namun, kondisi Masno sangat mengenaskan. Kepala, lengan kiri, dan kaki kirinya sudah tak utuh.

Insiden ini mengguncang komunitas lokal. Danau Likitopi yang menjadi sumber penghidupan kini juga menjadi lokasi kehilangan mendalam. Kapolres mengimbau warga agar lebih waspada terhadap ancaman buaya, terutama saat beraktivitas malam hari di perairan.

Halaman:

Editor: Amirullah

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Artikel Terkait

Terkini