Sulawesitoday - Air di Kolam Regulasi Nipa-nipa, Makassar, kini sudah melimpas ke spillway. Kondisi ini dilaporkan oleh Posko Induk BBWS Pompengan Jeneberang pada Jumat, 20 Desember 2024. Meski statusnya masih dalam kategori bahaya rendah, situasi ini tidak boleh diabaikan.
Muhammad Firdaus, Sub Koordinator Pelaksanaan Operasi & Pemeliharaan SDA BBWS-PJ, menjelaskan bahwa dampaknya masih minim. “Artinya dampak banjir masih kecil atau tidak ada,” kata Firdaus. Namun, dengan tampungan air mencapai 2,90 juta meter kubik, melampaui kapasitas normal 2,74 juta meter kubik, masyarakat diimbau tetap waspada.
Elevasi air waduk saat ini tercatat pada +5,92 meter, lebih tinggi dibandingkan elevasi waspada +5,61 meter. Sungai di sekitar waduk bahkan berada di elevasi +6,01 meter, menunjukkan potensi banjir jika curah hujan terus meningkat.
Baca Juga: Cuaca Ekstrem di Parepare: Jalan Tertutup Pohon Tumbang, Dinding Rumah Roboh
Ini bukan pertama kalinya situasi seperti ini terjadi, namun intensitas hujan lebat yang diprediksi oleh BMKG membuat situasi semakin genting.
BMKG sendiri telah mengeluarkan peringatan dini terkait cuaca ekstrem di Sulawesi Selatan. “Hujan lebat disertai kilat dan angin kencang diprediksi melanda beberapa wilayah hingga 21 Desember,” tulis BMKG dalam pengumumannya. Dengan kondisi ini, risiko banjir atau longsor di wilayah Makassar dan sekitarnya meningkat.
Masyarakat perlu memahami langkah mitigasi sederhana, seperti mengamankan barang-barang penting di tempat tinggi dan memastikan jalur evakuasi siap digunakan. Selain itu, penting untuk terus memantau informasi dari pihak berwenang.
Waduk Nipa-nipa memiliki tiga kategori status: waspada, siaga, dan awas. Dengan status siaga rendah saat ini, ancaman mungkin kecil tetapi bukan tidak mungkin berkembang.
Kondisi ini menjadi pengingat bahwa infrastruktur penanggulangan bencana harus selalu siap. Pemerintah dan warga diharapkan bekerja sama untuk meminimalkan dampak. Penanganan dini dapat mengurangi risiko besar di masa mendatang.
Ayo Gabung di Channel WhatsApp Sulawesitoday.com! Dapatkan update informasi dan berita eksklusif terbaru. Tinggal klik di sini dan langsung JOIN!
Jangan Ketinggalan Berita Eksklusif Lainnya! Yuk, cek langsung di Google News Sulawesitoday.com
Artikel Terkait
Malu dan Marah: Rektor UIN Alauddin Bereaksi Keras atas Skandal Uang Palsu Kampusnya
Kepala Perpustakaan UIN Alauddin Makassar Dalang Sindikat Uang Palsu, 17 Tersangka Terlibat
Oknum Bank dan Akademisi Terlibat Sindikat Uang Palsu Senilai Miliaran di Kampus UIN Makassar
Barang Bukti pada Kasus Sindikat Uang Palsu UIN Makassar Bernilai Ratusan Triliun Rupiah
Cuaca Ekstrem di Parepare: Jalan Tertutup Pohon Tumbang, Dinding Rumah Roboh