• Minggu, 19 Juli 2026

Angin Kencang Rusak Delapan Rumah di Donggala, Warga Masih Siaga

.
Dwi Rahayu Putri, Sulawesi Today
- Senin, 23 Desember 2024 | 05:43 WIB
Delapan rumah rusak akibat angin kencang di Donggala, Sulawesi Tengah. Warga masih siaga menghadapi potensi cuaca ekstrem.
Delapan rumah rusak akibat angin kencang di Donggala, Sulawesi Tengah. Warga masih siaga menghadapi potensi cuaca ekstrem.

Sulawesitoday - Angin kencang yang terjadi pada Minggu pagi (22/12/2024) mengakibatkan kerusakan parah di Desa Towale dan Desa Salubomba, Kecamatan Banawa Tengah, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah. Peristiwa yang berlangsung sekitar pukul 5.00 Wita ini memaksa warga untuk tetap waspada. Hingga saat ini, angin kencang masih terus berhembus, meningkatkan kekhawatiran warga.

Menurut data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulawesi Tengah, delapan rumah dilaporkan rusak akibat kejadian ini. Di Desa Salubomba, dua rumah mengalami kerusakan berat, sementara tiga rumah lainnya rusak ringan. Sedangkan di Desa Towale, tiga rumah dilaporkan rusak berat.

“Ada tiga kepala keluarga yang terpaksa mengungsi ke rumah keluarga atau tetangga,” ungkap Kepala BPBD Sulteng, Akris Fattah Yunus, melalui rilis resmi. Ia juga menjelaskan bahwa total delapan kepala keluarga terdampak langsung oleh bencana ini.

Warga di kedua desa tersebut kini tengah berjibaku membersihkan puing-puing rumah yang berserakan. Beberapa di antaranya memanfaatkan waktu untuk memperbaiki atap rumah yang terbang terbawa angin.

Baca Juga: Protes Memanas: Warga Desa Laroue Morowali Menentang Tambang Batu Gamping

“Kami takut jika angin lebih kencang lagi datang,” ujar salah satu warga Desa Salubomba yang rumahnya rusak ringan.

Situasi ini menjadi pengingat akan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi bencana alam. Donggala sendiri merupakan wilayah yang cukup sering menghadapi cuaca ekstrem. BPBD juga mengimbau warga untuk tetap siaga karena potensi angin kencang diperkirakan masih ada dalam beberapa hari ke depan.

Upaya penanganan pun terus dilakukan. Tim BPBD bersama relawan sudah mulai mendistribusikan bantuan logistik bagi warga terdampak. Namun, kebutuhan mendesak seperti terpal dan bahan makanan masih dirasakan oleh beberapa keluarga yang kehilangan tempat tinggal.

Bencana ini tidak hanya menghancurkan properti, tetapi juga memberikan dampak emosional bagi para korban. Mereka harus menghadapi trauma sekaligus mencari cara untuk membangun kembali kehidupan mereka.

Ayo Gabung di Channel WhatsApp Sulawesitoday! Dapatkan update informasi dan berita terbaru di https://bit.ly/WAchanelSulawesitoday

Jangan Ketinggalan Berita Eksklusif Lainnya! Yuk, cek langsung di Google News Sulawesitoday.com: https://news.google.com/publica.../CAAqBwgKMN3Bswsw6tzKAw...

Editor: Dwi Rahayu Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini