• Selasa, 21 Juli 2026

Tak Ada Nakes di Puskesmas Touna, Pria Bersenjata Badik Luapkan Kekesalan

.
Muhammad Aqil Azizi, Sulawesi Today
- Jumat, 3 Januari 2025 | 18:38 WIB
Insiden pria mengamuk di Puskesmas Tojo Una-Una akibat ketiadaan petugas kesehatan selama seminggu, Dinas Kesehatan segera melakukan penyelidikan.
Insiden pria mengamuk di Puskesmas Tojo Una-Una akibat ketiadaan petugas kesehatan selama seminggu, Dinas Kesehatan segera melakukan penyelidikan.

Sulawesitoday - Sebuah insiden mengejutkan terjadi di Puskesmas Pasokan, Kecamatan Walea Besar, Kabupaten Tojo Una-Una, Sulawesi Tengah. Pada Kamis (2/1), seorang pria datang membawa badik ke puskesmas tersebut. Aksi ini diduga dipicu oleh kekecewaan lantaran tidak ada tenaga kesehatan (nakes) yang berjaga saat ia hendak berobat.

Dalam video yang beredar luas, pria tersebut tampak melampiaskan kekesalannya. Ia menyebut bahwa puskesmas tersebut telah kosong selama seminggu tanpa ada petugas yang berjaga.

"Kosong semua, tidak ada semua mantri di sini, sudah satu minggu tidak ada, sudah sakit orang, sudah satu minggu saya ini, tiap hari ke mari (puskesmas) tidak ada mantri. Nanti mau mati orang, bagaimana caranya puskesmas ini," ungkapnya dengan nada geram.

Pria itu bahkan terlihat mendorong pintu puskesmas seraya terus mempertanyakan keberadaan para petugas kesehatan. Menurut pernyataannya dalam video, ia sudah beberapa kali mendatangi puskesmas tersebut namun tetap tidak menemukan petugas yang berjaga.

“Belum waktu libur sudah libur, tidak ada satupun perawat di sini, tidak ada satupun pasien di sini. Sudah satu minggu saya kemari tidak ada satupun, saya mau ambil obat di mana? Untuk apa dibangun puskesmas ini?” tambahnya.

Baca Juga: Demokrat Sulsel Sambut Positif, Dorong Revisi UU Pemilu Demi Keadilan Politik

Menanggapi kejadian ini, Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Tojo Una-Una, Jafanet Alfari, mengungkapkan bahwa pihaknya masih dalam tahap mengonfirmasi kejadian dengan pihak puskesmas.

"Masih sementara dikonfirmasi dengan pihak puskesmas," ujarnya saat dimintai keterangan pada Jumat (3/1). Jafanet menegaskan bahwa ia belum bisa memberikan spekulasi terkait pelayanan di Puskesmas Pasokan hingga mendapat keterangan lengkap dari petugas setempat. "Kita konfirmasi dulu," tutupnya singkat.

Insiden ini menyoroti masalah serius dalam pelayanan kesehatan di daerah tersebut. Keberadaan puskesmas sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan masyarakat sangat krusial, terlebih bagi masyarakat di wilayah terpencil seperti Kecamatan Walea Besar. Ketiadaan petugas kesehatan selama satu minggu, seperti yang disampaikan pria tersebut, tentu merupakan hal yang tidak bisa dianggap sepele.

Penting bagi instansi terkait untuk segera menyelesaikan persoalan ini agar kejadian serupa tidak terulang. Selain itu, kejadian ini bisa menjadi pelajaran untuk meningkatkan pengawasan terhadap fasilitas kesehatan di daerah terpencil. Langkah proaktif seperti penjadwalan ulang petugas atau rotasi tenaga kesehatan mungkin perlu dipertimbangkan.

Bagi Anda yang tinggal di wilayah Tojo Una-Una, tetap waspada dan segera laporkan jika ada masalah serupa di fasilitas kesehatan terdekat. Dengan begitu, pelayanan kesehatan yang lebih baik dapat segera diwujudkan.

Ayo Gabung di Channel WhatsApp Sulawesitoday! Dapatkan update informasi dan berita terbaru di https://bit.ly/WAchanelSulawesitoday

Jangan Ketinggalan Berita Eksklusif Lainnya! Yuk, cek langsung di Google News Sulawesitoday.

Editor: Muhammad Aqil Azizi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini