Sulawesitoday - Bagaimana nasib surat pemakzulan Gibran Rakabuming Raka yang diusulkan Forum Purnawirawan TNI di meja DPR? Ketua DPR RI Puan Maharani menyatakan, hingga kini, surat tersebut belum mendarat di pimpinan dewan. Sebuah narasi procedural, penuh kehati-hatian, kini menyelimuti gedung parlemen.
Puan Maharani, saat ditemui awak media di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (3/7/2025), menjelaskan bahwa surat yang dimaksud masih dalam pengecekan.
"Terkait dengan surat, kita akan cek kembali. Belum ada (di pimpinan)," ujarnya, menyoroti alur birokrasi yang kadang berliku seperti sungai kecil di musim kemarau.
Nantinya, sambung Puan, jika surat tersebut telah sampai ke tangan pimpinan, proses selanjutnya akan segera bergulir. Ia memastikan, langkah-langkah penindaklanjutan bakal sesuai mekanisme yang ada di DPR.
"Apakah bisa, langkah-langkah apa yang akan dilakukan. Dan tentu saja kita akan proses nantinya dengan sebaik-baiknya," tuturnya, menjanjikan ketelitian dalam setiap gerak parlemen.
Membuka tirai di balik lambatnya proses ini, Puan sempat menyinggung tumpukan surat di sekretariat dewan pasca-reses panjang. Sebuah pemandangan lumrah setiap kali parlemen kembali bekerja.
"Surat belum kita terima, karena baru hari Selasa dibuka masa sidangnya, masih banyak surat yang menumpuk," kata Puan kepada wartawan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (1/7/2025).
Ia juga memastikan, begitu surat itu sampai, proses akan berjalan, seraya menyebut perlunya koordinasi lintas lembaga.
"Apakah MPR dan DPD sudah menerima, saya belum berkoordinasi dengan kesekjenan belum berkoordinasi dengan strukturnya MPR dan DPD," tambahnya.
Di sisi lain, Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad memberikan pandangan yang senada, namun dengan sedikit nuansa berbeda. Ia menyebut, surat usulan pemakzulan terhadap Wakil Presiden Gibran dari Forum Purnawiran TNI tersebut akan segera diproses. Ketua Harian Partai Gerindra itu mengamini bahwa saat ini surat masih berada di Setjen DPR dan belum dikirim ke pimpinan.
"Kalau dikirim ke pimpinan akan dibahas di rapat pimpinan dan badan musyawarah sesuai mekanisme mungkin besok atau pekan depan," kata Dasco di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (24/6/2025), memberikan sedikit gambaran waktu.
Dasco kemudian menjelaskan mengapa DPR begitu berhati-hati menyikapi surat pemakzulan Gibran.
Ia mengungkap, pihaknya menerima tidak hanya satu, namun beberapa surat yang mengatasnamakan Forum Purnawirawan TNI. Ibarat gelombang laut, banyak pihak yang mengaku memiliki klaim serupa.
"Kami juga mendapatkan surat dari juga itu forum purnawirawan juga beberapa surat yang mengatasnamakan purnawirawan kan banyak. Jadi kita mesti sikapi hati hati dan kita akan kaji dengan cermat sebelum ada hal yang diambil DPR," tegasnya, menggarisbawahi pentingnya verifikasi dan kajian mendalam sebelum sebuah keputusan diambil.