Sulawesitoday - Guncangan tektonik berkekuatan magnitudo 5,0 menggebrak wilayah itu pada Jumat (1/8/2025) pukul 05.13.25 WIB, namun Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan gempabumi ini tidak berpotensi tsunami.
Hasil analisis terbaru dari BMKG mengoreksi parameter awal. Magnitudo kini tercatat M5,0. Episenter gempabumi berada di laut. Jaraknya 72 Km dari Pulau Puah ke arah timur laut. Kedalamannya cukup dalam, yakni 114 km.
Gempabumi ini tergolong jenis gempabumi menengah. Getaran itu lahir dari aktivitas deformasi batuan dalam Lempeng Sulawesi. Analisis sumber menunjukkan pergerakan sesar naik (thrust fault) yang menjadi pemicu.
Meski tak berpotensi tsunami, getaran gempabumi ini cukup mengejutkan warga. Di Gorontalo dan Luwuk, guncangan dirasakan pada skala III MMI. Getarannya terasa nyata seperti truk berat lewat di depan rumah. Warga di Tojo Una-una juga merasakan hal serupa, pada tingkat yang sedikit lebih rendah. Hingga pukul 05.36 WIB, tidak ada aktivitas gempabumi susulan yang tercatat.
Masyarakat diminta tetap tenang. Jangan mudah percaya isu yang tidak jelas. Hindari bangunan yang retak atau rusak. Periksa kondisi rumah anda sebelum kembali masuk. Pastikan informasi hanya dari kanal komunikasi resmi BMKG, yang dapat diakses di instagram, twitter, dan website mereka.
Baca Juga: Presiden Prabowo Beri Amnesti ke Hasto, Abolisi untuk Tom Lembong - DPR Setuju!