Debut Purbaya di hadapan DPR mencerminkan besarnya tantangan yang menanti. Pertanyaan-pertanyaan kritis dari berbagai fraksi menunjukkan keprihatinan mendalam terhadap kondisi fiskal negara.
Strategi pengelolaan utang yang komprehensif menjadi kebutuhan mendesak. Transparansi, akuntabilitas, dan efektivitas penggunaan dana pinjaman harus menjadi prioritas utama.
Masa depan fiskal Indonesia kini berada di tangan sang menteri baru. Apakah Purbaya mampu memutus lingkaran setan utang yang terus membengkak? Waktu akan menjadi saksi bisu atas kemampuan kepemimpinannya dalam mengatasi krisis fiskal yang mengancam stabilitas ekonomi nasional.
Baca Juga: Rocky Gerung Pertanyakan Strategi Moneter Menkeu Purbaya, Kasir Tak Bisa Dorong Pabrik