Selama bertahun-tahun, pengusaha tekstil dalam negeri menjerit. Produk mereka kalah harga dari barang selundupan. Bukan karena kalah efisien. Tapi karena kompetitor mereka tak bayar bea masuk. Tak kena pajak. Biaya produksi jadi jauh lebih rendah.
Hal serupa terjadi di industri rokok dan baja. Pabrik-pabrik lokal berjuang keras memenuhi regulasi. Bayar pajak tepat waktu. Patuhi standar mutu. Sementara barang selundupan masuk dengan bebas, meraup untung besar tanpa kontribusi ke negara.
Jika operasi Purbaya berhasil, efeknya bisa berlapis. Pertama, penerimaan negara meningkat. Uang pajak yang selama ini bocor bisa ditambal. Kedua, industri lokal mendapat perlindungan. Mereka bisa bersaing di level playing field. Ketiga, lapangan kerja terjaga. Pabrik-pabrik tak perlu gulung tikar karena diserbu produk ilegal.
Namun pertanyaannya: apakah Purbaya sanggup mewujudkan janjinya? Mafia selundupan bukan pemain kecil. Mereka punya modal besar. Koneksi kuat. Pengalaman puluhan tahun menghindari hukum.