"Mungkin apresiasi itu menunjukkan juga yang sebelumnya sedemikian parahnya kemunduran-kemunduran sektor anti korupsinya," tutur Almas.
Dengan kata lain, standar sudah turun sedemikian rendah hingga upaya normal pun terlihat luar biasa. Fenomena paradoks ini menggambarkan betapa dalamnya jurang yang harus dinaiki kembali.
Dari perspektif ICW, pekerjaan rumah masih menumpuk. KPK perlu lebih dari sekadar "bangun tidur". Butuh kebangkitan penuh, konsisten, dan berkelanjutan.
Baca Juga: Lahan 3,5 Hektare Disiapkan, Ratusan Korban Longsor Cilacap Akan Direlokasi ke Huntara