Indonesia berulang kali mengalami gangguan komunikasi saat bencana: gempa, banjir, angin puting beliung. Pada peristiwa-peristiwa lalu, genset dan urgensi operator seluler menjadi kunci. Starlink, sebagai pemain baru, menawarkan alternatif. Tapi alternatif yang belum tuntas diuji dalam skala nasional — bukan hanya sekali kunjungan.
Janji pasang Starlink adalah sinyal. Ia memberi harap. Namun, harap tak cukup. Publik berhak tahu kapan perangkat tiba, siapa yang memasang, dan bagaimana distribusi daya untuk menjaga layanan itu tetap hidup. Pantau terus. Tanya terus. Jangan biarkan janji jadi lampu kilat — terang sesaat, lalu padam.
Baca Juga: Kayu Banjir Jadi Rebutan, DPR Ingatkan: Ada Aturan Hukumnya!