berita

Momen Memilukan: Anak-Anak Desa Babo Aceh Hidup Tanpa Listrik Sebulan, Masih Butuh Baju dan Selimut Pascabanjir 15 Meter

Sabtu, 27 Desember 2025 | 13:55 WIB
Sebulan pascabanjir bandang Sumatera, bocah Desa Babo masih minta baju ke relawan. Listrik padam total. 1.137 tewas, 163 hilang.

Desa yang dulunya ramai dengan aktivitas pertanian kini berubah jadi lanskap tandus penuh puing. Bau lumpur menyengat. Warga yang selamat kini tinggal di tenda-tenda darurat yang didirikan relawan. Mereka kehilangan nyaris segalanya. Pakaian. Selimut. Perabot rumah. Bahkan dokumen penting seperti akta kelahiran dan ijazah ikut lenyap ditelan banjir.

Data terbaru Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per 26 Desember 2025 mencatat korban meninggal dunia mencapai 1.137 jiwa. Angka ini bertambah dua orang dari hari sebelumnya—satu dari Aceh, satu dari Sumatera Barat. Sebanyak 163 orang masih dinyatakan hilang. Pencarian terus dilakukan meski peluang menemukan korban hidup kian tipis.

Sementara itu, warga terdampak yang kini mengungsi di tiga provinsi berjumlah 457.255 jiwa. Hampir setengah juta manusia kehilangan tempat tinggal. Mereka tersebar di ratusan titik pengungsian. Beberapa di gedung sekolah. Beberapa di masjid. Sisanya di tenda-tenda darurat yang memenuhi lapangan dan halaman kantor.

Baca Juga: Banjir Bandang Tebing Tinggi: Warga Bertahan di Atap Ambulans Saat Air Kepung Pemukiman

Halaman:

Tags

Terkini