Aplikasi tersebut mengurus kenaikan pangkat hingga kenaikan gaji berkala secara daring.
Pegawai tidak perlu lagi datang langsung ke kantor badan kepegawaian untuk urusan administrasi.
Pengawasan kinerja pegawai kini juga melibatkan peran aktif dari seluruh lapisan masyarakat.
Pemerintah daerah memperluas jangkauan layanan pengaduan kinerja aparatur lewat nomor telepon khusus.
Warga bisa melaporkan aparatur yang bolos kerja atau memberi pelayanan buruk.
Laporan masyarakat menjadi cermin nyata untuk mengevaluasi kinerja birokrasi dari luar.
Wakil Bupati Parigi Moutong Abdul Sahid ikut mengingatkan pentingnya kedisiplinan kerja saat apel.
Ia meminta seluruh pimpinan instansi memastikan aturan berjalan dengan baik di lingkungan kerja.
Aturan ketat bertujuan membangun kebersamaan dan memeriksa kehadiran pegawai secara jujur.
Langkah ini penting untuk mencegah kecemburuan sosial antar-sesama pegawai di kantor.
Abdul Sahid melarang keras pimpinan instansi memanipulasi data kehadiran para bawahannya.
Setiap kepala dinas wajib menyampaikan laporan kinerja apa adanya sebagai bahan evaluasi.
Pembinaan disiplin juga diperkuat lewat kegiatan apel bersama setiap tanggal 17 bulan berjalan.
Momen bulanan ini menjadi wadah untuk menyatukan persepsi dan menyampaikan informasi strategis.
Pada akhir pengarahan wakil bupati melarang keras aparatur mempersulit pengurusan administrasi warga.